Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ad Dukhaan (Kabut) – surah 44 ayat 7 [QS. 44:7]

رَبِّ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ وَ مَا بَیۡنَہُمَا ۘ اِنۡ کُنۡتُمۡ مُّوۡقِنِیۡنَ
Rabbis-samaawaati wal ardhi wamaa bainahumaa in kuntum muuqiniin(a);
Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya;
jika kamu orang-orang yang meyakini.
―QS. Ad Dukhaan [44]: 7

Lord of the heavens and the earth and that between them, if you would be certain.
― Chapter 44. Surah Ad Dukhaan [verse 7]

رَبِّ Tuhan

Lord
ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)

(of) the heavens
وَٱلْأَرْضِ dan bumi

and the earth
وَمَا dan apa

and whatever
بَيْنَهُمَآ yang ada di antara keduanya

(is) between both of them,
إِن jika

if
كُنتُم kalian adalah

you are
مُّوقِنِينَ orang yang meyakini

certain.

Tafsir

Alquran

Surah Ad Dukhaan
44:7

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 7. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menerangkan bahwa Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui hal ihwal hamba-Nya karena Dia yang memelihara, mengatur dan memiliki langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya.
Demikianlah hendaknya hal ini menjadi pendirian bagi orang yang ingin mengetahui dan meyakininya tanpa ada keraguan sedikit pun.

Tafsir QS. Ad Dukhaan (44) : 7. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dialah Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, jika kalian benar-benar yakin, tunduk kepada kebenaran, dan percaya bahwa Dialah yang menurunkan Alquran sebagai rahmat dan petunjuk.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


(2,3,4,5,6,7,8) Allah bersumpah dengan Al-Qur’an yang jelas secara lafaz dan makna.
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam Qadar yang berkah, yang banyak kebaikannya, yaitu di bulan Ramadan.


Sesungguhnya Kami memberi peringatan kepada manusia dengan sesuatu yang bermanfaat dan yang mudarat.
Hal itu dibuktikan dengan mengutus para rasul dan menurunkan kitab suci agar hujah Allah ditegakan di hadapan hamba.


Di dalamnya diputuskan dan dijelaskan dari Lauhul Mahfuz kepada para para malaikat yang bertugas menulis segala yang dipastikan berupa ajal, rezeki, dan sebagainya sampai batas akhirnya, sesuatu yang tidak bisa diganti dan diubah.
Urusan yang bijaksana ini adalah urusan dari sisi Kami.


Semua yang akan terjadi, semua yang ditakdirkan dan diwahyukan Allah berdasarkan perintah, izin, dan ilmu-Nya.
Sesungguhnya Kami mengutus para rasul kepada sekalian manusia, rasul Muhammad dan rasul sebelumnya sebagai rahmat dari Tuhan.


Sesungguhnya Dia Maha Mendengar segenap suara, Maha Mengetahui semua urusan makhluk yang lahir dan yang batin, Pencipta langit dan bumi beserta segala sesuatu yang menjadi isinya jika kalian termasuk orang-orang yang meyakini hal itu.
Ketahuilah, sesungguhnya Tuhan segenap makhluk adalah Tuhan yang sebenarnya.


Tidak ada Tuhan yang layak disembah kecuali hanya Dia.
Tiada sekutu bagi-Nya.


Dia menghidupkan dan mematikan, Tuhan kalian dan Tuhan nenek moyang kalian terdahulu.
Sembahlan Dia dan bukan tuhan-tuhan yang tidak mampu memberi manfaat dan mudarat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Rabb yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya) jika dibaca Rabbus Samaawaati berarti menjadi Khabar yang ketiga, jika dibaca Rabbis Samaawaati berarti menjadi Badal dari lafal Rabbika


(jika kalian) hai penduduk Mekah


(orang-orang yang meyakini) bahwasanya Dia adalah Rabb langit dan bumi, maka yakinilah bahwa Muhammad itu adalah rasul-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

jika kamu adalah orang-orang yang meyakini.
(QS. Ad-Dukhaan [44]: 7)

Yaitu jika kamu adalah orang-orang yang membuktikannya dengan yakin.

Unsur Pokok Surah Ad Dukhaan (الدخان)

Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Az Zukhruf.

Dinamai "Ad Dukhaan" (kabut), diambil dari perkataan "Dukhaan" yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut:
Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ sudah melewati batas, karena itu Nabi mendo’a kepada Allah agar diturunkan azab, sebagairnana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.

Do’a Nabi itu dikabulkan Allah, sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi padangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan do’a Nabi, dan hujan diturunkan, mereka kembali kafir seperti semula, karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Keimanan:

Dalildalil atas kenabian Muhammad ﷺ.
▪ Huru-hara dan kehebatan hari kiamat.
▪ Pada hari kiamat hanya amalamal seseorang yang dapat menolongnya.
Azab dan penderitaan yang ditemui orang-orang kafir di akhirat serta nikmat dan kesenangan yang diterima orang-orang mukmin.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dengan Fir’aun dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Permulaan turunnya Alquran pada malam lailatul Qadar.
▪ Orang-orang kafir hanya beriman kalau mereka ditimpa bahaya, kalau bahaya telah hilang mereka kafir kembali.
▪ Dalam penciptaan langit dan bumi itu terdapat hikmat yang besar.

Audio

QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 59 + Terjemahan Indonesia

QS. Ad-Dukhaan (44) : 1-59 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 59

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ad Dukhaan ayat 7 - Gambar 1 Surah Ad Dukhaan ayat 7 - Gambar 2
Statistik QS. 44:7
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Ad Dukhaan.

Surah Ad-Dukhan (bahasa Arab:الدخان) adalah surah ke 44 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surat makkiyah yang terdiri atas 59 ayat.
Dinamakan Ad-Dukhan yang berarti Kabut diambil dari kata Ad-Dukhan yang terdapat pada ayat 10 surah ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekkah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad ﷺ
sudah melewati batas, karena itu Nabi berdoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang.
Doa Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai karena kelaparan.
Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah.
Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan.
Setelah Allah mengabulkan doa Nabi dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula.
Karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Nomor Surah44
Nama SurahAd Dukhaan
Arabالدخان
ArtiKabut
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu64
JuzJuz 25
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat59
Jumlah kata346
Jumlah huruf1475
Surah sebelumnyaSurah Az-Zukhruf
Surah selanjutnyaSurah Al-Jasiyah
Sending
User Review
4.6 (28 votes)
Tags:

44:7, 44 7, 44-7, Surah Ad Dukhaan 7, Tafsir surat AdDukhaan 7, Quran AdDukhan 7, Ad Dukhan 7, Ad-Dukhan 7, Surah Ad Dukhan ayat 7

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 64 [QS. 6:64]

Allah Maha Mengetahui realitas hidup manusia, termasuk yang diselamatkan dari keadaan yang mengancam jiwanya, di mana pada akhirnya janji-janji itu dilupakan. Katakanlah, wahai Nabi Muhammad, “Allah y … 6:64, 6 64, 6-64, Surah Al An ‘aam 64, Tafsir surat AlAnaam 64, Quran Al Anaam 64, Al Anam 64, AlAnam 64, Al An’am 64, Surah Al Anam ayat 64

QS. An Naazi’at (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut) – surah 79 ayat 20 [QS. 79:20]

20. Fir‘aun marah mendengar ajakan Nabi Musa dan memintanya memperlihatkan bukti kerasulannya. Nabi Musa lalu memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar, yaitu tongkat yang berubah menjadi ular dan … 79:20, 79 20, 79-20, Surah An Naazi’at 20, Tafsir surat AnNaaziat 20, Quran AnNaziat 20, An Naziat 20, An-Nazi’at 20, Surah An Naziat ayat 20

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Benar! Kurang tepat!

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang tidak diawali basmalah adalah … ar-Rahman Al-Fatihah al-Anfal Maryam at-Taubah Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah At-Taubah adalah surah ke-9

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti … bersungguh-sungguh berkorban kembali suci perlawanan berbahagia Benar!

Pendidikan Agama Islam #14

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … berjuang melawan kemiskinan dan ketidaktahuan berjuang melawan ketidaktaatan jihad dengan senjata berjuang melawan hawa nafsu

Instagram