Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Abasa (Ia Bermuka masam) - surah 80 ayat 37 [QS. 80:37]

لِکُلِّ امۡرِیًٔ مِّنۡہُمۡ یَوۡمَئِذٍ شَاۡنٌ یُّغۡنِیۡہِ
Likulliimri-in minhum yauma-idzin sya’nun yughniih(i);
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
―QS. Abasa [80]: 37

Daftar isi

For every man, that Day, will be a matter adequate for him.
― Chapter 80. Surah Abasa [verse 37]

لِكُلِّ bagi setiap

For every
ٱمْرِئٍ seseorang

man
مِّنْهُمْ dari mereka

among them
يَوْمَئِذٍ pada hari itu

that Day
شَأْنٌ urusan

(will be) a matter
يُغْنِيهِ menyibukkan

occupying him.

Tafsir Quran

Surah Abasa
80:37

Tafsir QS. Abasa (80) : 37. Oleh Kementrian Agama RI

Setiap manusia pada hari Kiamat yang dahsyat itu mempunyai urusan masing-masing yang cukup menyibukkannya sehingga tidak sempat memperhatikan orang lain.
Ketika masih di dunia, mereka saling memberikan pertolongan sampai menebus dengan harta bilamana diperlukan, apalagi jika bersangkutan dengan keselamatan anak-anaknya sendiri yang akan meneruskan generasinya yang akan datang atau mengenai kehormatan istrinya, orang yang paling dekat dan paling setia kepadanya.

Akan tetapi pada hari akhirat nanti, tidak ada kesempatan lagi untuk memperhatikan anggota-anggota keluarganya itu karena kedahsyatan pada hari Kiamat yang sangat menyibukkan itu.

Pada hari itu manusia terbagi dua golongan:
yang bahagia dan yang celaka, dan terhadap golongan yang pertama dinyatakan dalam ayat berikut ini.

Tafsir QS. Abasa (80) : 37. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada hari itu manusia sibuk dengan urusan masing-masing.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apabila datang suara yang memekakkan telinga yang mendengarnya pada hari Kiamat, hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya karena sangat dahsyatnya hari itu.
Setiap orang pada hari itu memiliki urusan yang membuatnya tidak mengurusi orang lain.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya) yakni keadaan yang membuatnya tidak mengindahkan hal-hal lainnya, atau dengan kata lain setiap orang pada hari itu sibuk dengan urusannya masing-masing.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.
(QS. ‘Abasa [80]: 37)

Yakni dia sangat sibuk dengan urusannya sendiri sehingga lupa kepada orang lain.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ammar ibnul Haris Al-Walid ibnu Saleh.
telah menceritakan kepada kami Sabit alias Abu Zaid Al-Ubadani, dari Hilal ibnu Khabbab, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Kelak kalian akan dihimpunkan (di hari kiamat) dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, jalan kaki lagi dalam keadaan tidak bersunat (berkhitan).
Maka salah seorang istri beliau ﷺ ada yang bertanya,
"Wahai Rasulullah, apakah kita dapat melihat (yang lain), atau sebagian dari kita dapat melihat aurat sebagian yang lainnya?"
Maka Rasulullah ﷺ menjawab:
Tiap-tiap orang dari mereka di hari itu disibukkan dengan urusannya sendiri —atau— sibuk dengan urusannya sendiri hingga tidak sempat memandang (orang lain).

Imam Nasai telah meriwayatkan hadis ini secara tunggal dengan sanad yang sama, dari Abu Daud, dari Arim, dari Sabit ibnu Yazid alias Ibnu Zaid Al-Ahwal Al-Basri salah seorang siqah, dari Hilal ibnu Khabab, dari Sa’id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas dengan lafaz yang sama.


Imam Turmuzi telah meriwayatkan dari Abdullah ibnu Humaid, dari Muhammad ibnul Fadl, dari Sabit ibnu Zaid, dari Hilal ibnu Khabbab, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dari Nabi ﷺ yang telah bersabda:
Kelak kalian akaii dihimpunkan (di hari kiamat) dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, dan tidak berkhitan.
Maka seorang wanita bertanya."Apakah dapat melihat atau memandang sebagian dari kita kepada aurat sebagian yang lainnya?"’ Rasulullah ﷺ menjawab:
Hai Fulanah, tiap-tiap orang dari mereka di hari itu disibukkan oleh urusannya masing-masing.

Kemudian Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini kalau tidak hasan sahih, dan telah diriwayatkan hadis ini melalui berbagai jalur dari ibnu Abbas.

Imam Nasai mengatakan.
telah menceritakan kepadaku Amr ibnu Usrnan, telah menceritakan kepada kami Baqiyyah, telah menceritakan kepada kami Az-Zubaidi, telah menceritakan kepadaku Az-Zuhri, dari Urwah, dari Aisyah, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Manusia dibangkitkan di hari kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, lagi tidak berkhitan.
Maka Siti Aisyah r.a. bertanya,
"Wahai Rasulullah, lalu bagaimanakah dengan aurataurat kami?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Masing-masing orang dari mereka di hari itu cukup sibuk dengan urusannya sendiri.

Imam Nasai meriwayatkan hadis ini secara tunggal dari jalur ini.

Kemudian Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Azar ibnu Hatim, telah menceritakan kepada kami Al-Fadl ibnu Musa, dari Aid ibnu Syuraih.
dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa Siti Aisyah r.a. bertanya kepada Rasulullah ﷺ,
"Wahai Rasulullah, demi ayah dan ibuku yang menjadi tebusanmu, sesungguhnya aku hendak bertanya kepada engkau tentang suatu hadis, maka aku berharap semoga engkau menceritakannya kepadaku."
Rasulullah ﷺ menjawab,
"Jika aku mempunyai pengetahuan tentangnya, tentu aku akan menceritakannya kepadamu."
Siti Aisyah r.a. bertanya,
"Hai Nabi Allah, bagaimanakah keadaan kaum laki-laki ketika dihimpunkan?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
(Mereka dihimpunkan) dalam keadaan tidak beralas kaki lagi telanjang bulat.
Siti Aisyah berhenti sejenak, lalu bertanya lagi,"Bagaimanakah keadaan kaum wanita saat dihimpunkan?"
Nabi ﷺ menjawab:
Sama saja dalam keadaan tidak beralas kaki lagi telanjang.
Maka Siti Aisyah berkata, ‘"Aduhai kedua aurat ini pada hari kiamat nanti!"
Rasulullah ﷺ Bersabda:
Apakah yang dimaksud dengan pertanyaanmu?
Sesungguhnya telah diturunkan kepadaku suatu ayat yang tidak akan membahayakanmu apakah kamu berpakaian ataukah tidak."
Siti Aisyah bertanya,"Ayat yang manakah;
hai Nabi Allah, yang engkau maksudkan?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.
(QS. ‘Abasa [80]: 37)

Al-Bagawi di dalam kitab tafsirnya mengatakan:


telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Ibrahim Asy-Syuraihi, telah menceritakan kepadaku Ahmad ibnu Muhammad ibnu Ibrahim As-Sa’labi, telah menceritakan kepadaku Al-Husain ibnu Muhammad ibnu Abdullah, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdul Aziz, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Uwais, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Muhammad ibnu Abu Iyasy, dari Ata ibnu Yasar, dari Saudah istri Nabi ﷺ yang telah menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Kelak manusia dibangkitkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, lagi tidak berkhitan, banjir keringat telah mengepung mereka hingga sampai batas telinga mereka.
Lalu Saudah bertanya,"Wahai Rasulullah, bagaimanakah dengan kedua aurat, tentu saja sebagian dari kita melihat sebagian yang lainnya?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Manusia sedang sibuk, tiap-tiap orang dari mereka di hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkan dirinya.

Ditinjau dari segi jalurnya hadis ini garib sekali.
Dan hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, dari Abu Ammar alias Al-Husain ibnu Hurayyis Al-Marwazi, dari Al-Fadl ibnu Musa dengan sanad yang sama.

Akan tetapi, Abu Hatim Ar-Razi mengatakan bahwa Aiz ibnu Syuraih orangnya daif dan hadisnya mengandung kelemahan.

Unsur Pokok Surah Abasa (عبس)

Surat ‘Abasa terdiri atas 42 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Najm.

Dinamai "Abasa" (ia bermuka masam) diambil dari perkataan ‘Abasa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah ﷺ menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang beliau harapkan agar mereka masuk Islam.
Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah ﷺ membacakan kepadanya ayat-ayat Alquran yang telah diturunkan Allah.
Tetapi Rasulullah ﷺ bermuka masam dan memalingkan muka dari lbnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap Rasulullah terhadap lbnu Ummi Maktum itu.

Keimanan:

Dalildalil ke-Esaan Allah.
▪ Keadaan manusia pada hari kiamat.

Lain-lain:

▪ Dalam berdakwah hendaknya memberikan penghargaan yang sama kepada orang-orang yang diberi dakwah.
▪ Cercaan Allah kepada manusia yang tidak mensyukuri nikmat-Nya.

Audio Murottal

QS. Abasa (80) : 1-42 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 42 + Terjemahan Indonesia



QS. Abasa (80) : 1-42 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 42

Gambar Kutipan Ayat

Surah Abasa ayat 37 - Gambar 1 Surah Abasa ayat 37 - Gambar 2
Statistik QS. 80:37
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Abasa.

Surah ‘Abasa (bahasa Arab:عبس) adalah surah ke-80 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 42 ayat.
Dinamakan ‘Abasa yang diambil dari kata ‘Abasa yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Menurut riwayat, pada suatu ketika Rasulullah ﷺ menerima dan berbicara dengan pemuka-pemuka Quraisy yang dia harapkan agar mereka masuk Islam.
Dalam pada itu datanglah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta yang mengharap agar Rasulullah ﷺ membacakan kepadanya ayat-ayat Alquran yang telah diturunkan Allah.
Tetapi Rasulullah ﷺ bermuka masam dan memalingkan muka dari Ibnu Ummi Maktum yang buta itu, lalu Allah menurunkan surat ini sebagai teguran atas sikap rasulullah terhadap ibnu Ummi Maktum itu.

Nomor Surah 80
Nama Surah Abasa
Arab عبس
Arti Ia Bermuka masam
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 24
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 42
Jumlah kata 133
Jumlah huruf
Surah sebelumnya Surah An-Nazi’at
Surah selanjutnya Surah At-Takwir
Sending
User Review
4.4 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

80:37, 80 37, 80-37, Surah Abasa 37, Tafsir surat Abasa 37, Quran 'Abasa 37, Surah Abasa ayat 37

Video Surah

80:37


More Videos

Kandungan Surah Abasa

۞ QS. 80:11 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 80:12 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 80:13 • Lembaran catatan amal perbuatan

۞ QS. 80:14 • Lembaran catatan amal perbuatan

۞ QS. 80:15 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 80:16 • Sifat-sifat malaikat

۞ QS. 80:17 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 80:21 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 80:22 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 80:23 • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 80:26 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 80:33 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 80:34 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:35 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:36 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:37 • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 80:38 • Pahala iman • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat ahli surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 80:39 • Pahala iman • Sifat ahli surga • Keutamaan iman

۞ QS. 80:40 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 80:41 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 80:42 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah,
dan tidak lesu & tidak (pula) menyerah (kepada musuh).
Allah menyukai orang-orang yang sabar.

QS. Ali ‘Imran [3]: 146

Negeri akhirat itu,
kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri & berbuat kerusakan (maksiat),
di (muka) bumi,
dan kesudahan (yang baik) itu (surga) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
QS. Al-Qasas [28]: 83

Sesungguhnya ibadah yang dilaksanakan pada malam hari lebih merasuk ke dalam hati,
lebih berkesan serta lebih khusyuk bacaannya ketimbang ibadah di siang hari.
QS. Al-Muzzammil [73]: 6

Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu,
dan bertakwalah kepada Allah & ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya.
Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.
QS. Al-Baqarah [2]: 223

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'
--QS. Ar Ra'd [13] : 11

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini ... Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Correct! Wrong!

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah ...

Correct! Wrong!

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #21
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #21 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #21 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus Istilah Islam

muhrim

Apa itu muhrim? muh.rim orang yang sedang mengerjakan ihram; orang laki-laki yang dianggap dapat menjaga dan melindungi wanita yang melakukan ibadah haji dan/atau umrah orang yang masih ada hubung...

At-Tur

Apa itu At-Tur? Surah At-Tur adalah surah ke-52 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 49 ayat. Dinamakan at-Tur yang berarti Bukit diambil dari kata At-Tur yang terdapat...

kikir

Apa itu kikir? ki.kir alat dari besi baja yang bergerigi, dipakai untuk meratakan sesuatu; Ayah mengambil kikir untuk menajamkan mata gergaji terlampau hemat memakai harta bendanya; pelit; lokek; ke...