HR. Bukhari: 240 – Tentang Mandi Dari Janabah

Bagaimana cara mandi wajib dari janabah?

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 240

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنْ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ، ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ.

 

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha isteri Nabi ﷺ:

Bahwa jika Nabi ﷺ mandi karena janabah, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat, kemudian beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air lalu menyisirkannya ke akar rambutnya, lalu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Tata cara ghusl atau mandi wajib dari janabah dan haid: Dimulai dengan mencuci tangan, kemudian dianjurkan agar didahului dengan wudhu, kemudian menyisir rambut dengan tangan yang telah dibasahi, lalu menyiram air ke atas kepala, baru ke seluruh tubuh.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


no images were found

Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim