Kitab Shalat. BAB IX : TENTANG SHALAT THATHAWWU (SUNNAT) – Hadits Ke-296

HADITS KE-296

وَعَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رضي الله عنه قَالَ :
( لَيْسَ اَلْوِتْرُ بِحَتْمٍ كَهَيْئَةِ اَلْمَكْتُوبَةِ , وَلَكِنْ سُنَّةٌ سَنَّهَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ) رَوَاهُ النَّسَائِيُّ وَاَلتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ وَالْحَاكِمُ وَصَحَّحَهُ

Ali Ibnu Abu Thalib Radliyallaahu ‘anhu berkata:
Witir itu tidaklah wajib sebagaimana sholat fardlu, tapi ia hanyalah sunat yang dilakukan Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam Hadits diriwayatkan oleh Tirmidzi, Nasa’i dan Hakim.
Hasan menurut Tirmidzi dan shahih menurut Hakim.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


We cannot display this gallery
Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim