Kitab Nikah. BAB XIII : TENTANG PENYUSUAN – Hadits Ke-924

HADITS KE-924

وَعَنْهَا:
( أَنْ أَفْلَحَ -أَخَا أَبِي الْقُعَيْسِ- جَاءَ يَسْتَأْذِنُ عَلَيْهَا بَعْدَ اَلْحِجَابِ.
قَالَتْ:
فَأَبَيْتُ أَنْ آذَنَ لَهُ, فَلَمَّا جَاءَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَخْبَرْتُهُ بِاَلَّذِي صَنَعْتُ, فَأَمَرَنِي أَنْ آذَنَ لَهُ عَلَيَّ.
وَقَالَ:
إِنَّهُ عَمُّكِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa suatu ketika Aflah -saudara Abu Qu’ais- datang meminta izin untuk bertemu dengannya setelah ada perintah hijab.
‘Aisyah berkata:
Aku tidak mengizinkannya.
Ketika Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam datang aku beritahukan apa yang telah aku lakukan.
Lalu beliau menyuruhku untuk mengizinkannya seraya bersabda:

"Sesungguhnya dia itu pamanmu (sepenyusuan)."
Muttafaq Alaihi.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim