Kitab Nikah. BAB XII : TENTANG IDDAH DAN IHDAD – Hadits Ke-904

HADITS KE-904

عَنْ اَلْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ رضي الله عنه ( أَنَّ سُبَيْعَةَ الْأَسْلَمِيَّةَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا- نُفِسَتْ بَعْدَ وَفَاةِ زَوْجِهَا بِلَيَالٍ, فَجَاءَتْ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَاسْتَأْذَنَتْهُ أَنْ تَنْكِحَ, فَأَذِنَ لَهَا, فَنَكَحَتْ ) رَوَاهُ اَلْبُخَارِيُّ وَأَصْلُهُ فِي اَلصَّحِيحَيْنِ وَفِي لَفْظٍ:
( أَنَّهَا وَضَعَتْ بَعْدَ وَفَاةِ زَوْجِهَا بِأَرْبَعِينَ لَيْلَةً وَفِي لَفْظٍ لِمُسْلِمٍ, قَالَ اَلزُّهْرِيُّ:
( وَلَا أَرَى بَأْسًا أَنْ تَزَوَّجَ وَهِيَ فِي دَمِهَا, غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَقْرَبُهَا زَوْجُهَا حتَّى تَطْهُرَ

Dari al-Miswar Ibnu Makhramah bahwa Subai’ah al-Aslamiyyah Radliyallaahu ‘anhu melahirkan anak setelah kematian suaminya beberapa malam.
Lalu ia menemui Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam meminta izin untuk menikah.
Beliau mengizinkannya, kemudian ia nikah.
Riwayat Bukhari dan asalnya dalam shahih Bukhari-Muslim.
Dalam suatu lafadz:
Dia melahirkan setelah empat puluh malam sejak kematian suaminya.
Dalam suatu lafadz riwayat Muslim bahwa Zuhry berkata:
Aku berpendapat tidak apa-apa seorang laki-laki menikahinya meskipun darah nifasnya masih keluar, hanya saja suaminya tidak boleh menyentuhnya sebelum ia suci.








Video Pembahasan


Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


no images were found

Ikuti RisalahMuslim
               



Ikuti RisalahMuslim