Kitab Memerdekakan Budak. BAB I : TENTANG MEMERDEKAKAN BUDAK – Hadits Ke-1187

HADITS KE-1187

وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( مَنْ أَعْتَقَ شِرْكًا لَهُ فِي عَبْدٍ, فَكَانَ لَهُ مَالٌ يَبْلُغُ ثَمَنَ اَلْعَبْدِ, قُوِّمَ قِيمَةَ عَدْلٍ, فَأَعْطَى شُرَكَاءَهُ حِصَصَهُمْ, وَعَتَقَ عَلَيْهِ اَلْعَبْدُ, وَإِلَّا فَقَدْ عَتَقَ مِنْهُ مَا عَتَقَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه

وَلَهُمَا:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه ( وَإِلَّا قُوِّمَ عَلَيْهِ, وَاسْتُسْعِيَ غَيْرَ مَشْقُوقٍ عَلَيْهِ ) وَقِيلَ:
إِنَّ اَلسِّعَايَةَ مُدْرَجَةٌ فِي اَلْخَبَر

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

"Barangsiapa memerdekakan bagiannya pada seorang hamba, dan ia mempunyai harta seharta hamba tersebut, maka hamba tersebut ditaksri dengan harga yang pantas.
Lalu ia membayar kepada orang-orang yang berserikat dengannya hak mereka dan merdekalah hamba tersebut.
Namun jika tidak, hamba tersebut merdeka menurut bagiannya."
Muttafaq Alaihi.

Menurut riwayat Bukhari-Muslim dari Abu Hurairah r.a:
"Jika ia tidak memiliki harta seharga hamba tersebut, maka hamba itu ditaksir harganya dan ia disuruh usaha yang tidak memberatkannya."
Ada yang berkata:
Perintah usaha itu disisipkan oleh perawi.




Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim