HR. Bukhari: 496 – Tentang Keutamaan Shalat Pada Waktunya

Shalatlah pada waktunya!

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 496

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ؟ قَالَ:

الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا. قَالَ: ثُمَّ أيّ؟ قَالَ: ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ. قَالَ: ثُمَّ أيّ؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ.

 

Dari Abdullah, dia berkata: Aku pernah bertanya kepada Nabi ﷺ, amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah? Beliau menjawab:

Shalat pada waktunya.
Dia (Abdullah) bertanya lagi:
Kemudian apa lagi?
Beliau menjawab:
Kemudian berbakti kepada kedua orang tua.
Dia bertanya lagi:
Kemudian apa lagi?
Beliau menjawab:
Jihad fi sabilillah.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Ketika ditanya mengenai amalan yang paling dicintai Allah, Rasulullah ﷺ menjawab: Shalat pada waktunya. Hal ini menunjukkan keutamaan shalat yang dilaksanakan tepat pada waktunya, karena manusia sering kali terhasut godaan setan dan menuruti hawa nafsunya sehingga mengakhirkan shalat, bahkan ada yang sampai melewatkan shalat tersebut.

Karena itu dibutuhkan jihad nafsu yang kuat agar dapat menolak godaan setan dan hawa nafsu, dan melaksanakan shalat tepat pada waktunya.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               




Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta