Zakat

Zakat (Bahasa Arab: زكاة transliterasi: Zakah) dalam segi istilah adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya).
Zakat dari segi bahasa berarti ‘bersih’, ‘suci’, ‘subur’, ‘berkat’ dan ‘berkembang’.
Menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat Islam.
Zakat merupakan rukun keempat dari rukun Islam.

Definisi

Menurut kebahasaan, zakat itu bisa ditilik dari kata زكى (zakā), yang kalau dirangkaikan pada kalimat, yaitu زكا الشيء يزكو (sesuatu itu bertambah dan tumbuh), atau bisa pula زكا الزرع (tanaman itu tumbuh), dan pada yang lain seperti: زكت التجارة (perniagaan itu tumbuh dan berkembang).
Definisi zakāh sebagai madah/pujian dapat pula dilihat dalam firman Allah Ta’ala: فـلَا تُزَكُّوْا اَنْفُسَكُمْ (Maka janganlah kamu memuji dirimu suci).
Kalau ia bermakna
“pembersihan”, apakah ia secara kasat mata (hissiyyah) atau secara makna, bisa dilihat pada QS as-Syams ayat 9: قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاها (Maka beruntunglah orang yang menyucikannya), yakni menyucikannya (jiwa) dari segala kekotoran.
Dari zakā terbentuk kata tazkiyah (تزكية), atau menyebut kata-kata pujian bagi diri.
Dari situ pada bahasa Arab juga dikenal kata زكى الرجل نفسه zakā ar-rajulu nafsahu.
Inilah yang masuk ke dalam definisi awal zakat yang artinya adalah
“tumbuh”,
“suci”, dan
“berkah”.
Dengan makna kebahasaan di atas, yakni
“tumbuh”
dan
“suci”, menurut Ibnu Hajar Al ‘Asqalani, sesuai tinjauan syariat, maka itulah yang akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan pada harta dan pahala, terlebih juga, zakat itu berkaut pula dengan perdagangan dan pertanian.

Adapun secara makna, ia berarti nama atau sebutan dari sesuatu hak Allah Ta’ala yang dikeluarkan kepada fakir miskin, ini ditunjukkan oleh sebuah riwayat di mana Nabi Muhammad mengutus Mu’adz bin Jabal ke Yaman, untuk mengambil sebagian harta orang yang kaya agar diberikan kepada orang yang papa di antara mereka.
Adapun secara keistilahan, makna zakat dalam syariat Islam ialah arti seukuran tertentu beberapa jenis harta, yang wajib diberikan kepada golongan-golongan tertentu, dengan syarat-syarat yang tertentu pula.
Bagian dari harta inilah yang dinamai zakat, dan didoakan oleh penerimanya agar diparingi keberkatan dari Allah.
Tak jauh dengan ketentuan di atas, ia dikecualikan dari bani Hasyim dan bani Muthalib, dan wajib dikeluarkan bagi yang berakal, baligh, dan merdeka.
Menurut Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999, disebutkan bahwasanya zakat merupakan harta yang wajib disisihkan oleh orang Muslim sesuai dengan ketentuan agama untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya.

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran

QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 45 [QS. 38:45]

45. Demikianlah kisah Nabi Ayyub, salah satu nabi dari garis keturunan Nabi Ishak bin Ibrahim. Seperti halnya Nabi Ayyub, ketabahan dan kesabaran juga ditunjukkan oleh leluhurnya. Dan ingatlah hamba-h … 38:45, 38 45, 38-45, Surah Shaad 45, Tafsir surat Shaad 45, Quran Shad 45, Sad 45, Surah Shad ayat 45

QS. Al Qadr (Kemuliaan) – surah 97 ayat 4 [QS. 97:4]

4. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh, yakni Jibril, dari langit ke bumi dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan makhluk yang telah ditentukan-Nya di Lauh Mahfùz untuk satu tahun mend … 97:4, 97 4, 97-4, Surah Al Qadr 4, Tafsir surat AlQadr 4, Quran Al-Qadr 4, Surah Al Qadr ayat 4

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #20

Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … al Faruq Abu Bakar

Pendidikan Agama Islam #18

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah….. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah SWT memelihara Allah SWT melindungi

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Al-Fatihah at-Taubah Maryam ar-Rahman al-Anfal Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah At-Taubah adalah surah ke-9

Instagram