Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Ulil Albab

Kategori: Istilah Umum

Kata Ulil Albab dalam pengertian secara sederhana sering diartikan sebagai orang yang Berakal atau orang yang berfikir.
Pengertian ini tidak salah kalau kita tinjau dari sudut istilah bahasa Indonesia.
Akan tetapi, mungkin sudah waktunya kita memahami dan mendalami dengan lebih mendalam dan lebih spesifik lagi.
Sehingga kita dapat merenungi secara seksama arti kata ulil albab.
Sehingga setiap kita membaca ayat suci Al-Qur’an akan menjadi lebih menghayati lagi makna yang terkandung di dalam hati kita.Mari kita lihat beberapa surat di dalam Alqur’an yang mengandung kata Ulil Albab.
إِنَّفِي خَلْقِالسَّمَاوَاتِوَالأَرْضِوَاخْتِلاَفِاللَّيْلِوَالنَّهَارِلآيَاتٍلِّأُوْلِيالألْبَابِ الَّذِينَيَذْكُرُونَاللّهَقِيَامًا وَقُعُودًاوَعَلَىَجُنُوبِهِمْوَيَتَفَكَّرُونَفِي خَلْقِالسَّمَاوَاتِوَالأَرْضِرَبَّنَامَاخَلَقْتَهَذا بَاطِلاًسُبْحَانَكَفَقِنَاعَذَابَالنَّارِ Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi Ulil Albab.
(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):
“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.
(Ali Imran: 190-191) Dalam kitab-kitab terjemahan Al-Qur’an, kata Ulil Albab seringkali dimaknai dengan
“orang-orang yang berakal atau berpikir”, karena merujuk pada kalimat di dalam Surat Ali Imran ayat 191,
“dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi”.
Kemudian banyak yang menafsirkan bahwa
“orang-orang yang berpikir”
tersebut adalah para cendekiawan adalah seorang pemikir atau seorang ilmuwan.
Apakah setiap orang yang melakukan aktivitas berpikir seperti mereka otomatis termasuk di dalam golongan Ulil Albab?.
Jawabannya adalah belum tentu, karena Dalam ayat diatas sudah dipaparkan dengan begitu jelas, bahwa definisi dari Ulil Albab adalah meliputi semua yang tertulis seperti berikut
“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.”
Dalam uraian di atas dapat kita lihat bahwa sebelum melakukan aktivitas berpikir, seseorang akan dikatakan sebagai Ulil Albab jika ia telah mampu melaksanakan keiatan dzikir dalam artian selalu mengingat Allah dalam segala kondisi.
Baik dalam keadaan berdiri, duduk, berbaring bahkan pada saat sedang berpikir, dirinya tidak pernah terlepas dari dzikir.
Kita telah mengetahui dengan jelas bahwa manusia adalah makhluk paling sempurna karena dikaruniai oleh Allah berupa akal pikiran, punya nalar untuk menentukan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang baik dan mana yang buruk.
Tapi, jika kata ulil albab dipahami hanya sebagai ‘orang-orang yang berpikir’ seperti ayat di atas sangatlah tidak tepat, karena tidak semua orang dari kita yang berakal ini, mampu mengambil pelajaran dari kisah para nabi.
Pada kisah Nabi Ibrahim, misalnya, bagaimana mungkin Beliau tega untuk membawa, dan kemudian meninggalkan istrinya Siti Hajar r.a. yang baru melahirkan Ismail as, dan Ismail as sendiri ketika itu masih seorang bayi merah, di tengah padang pasir mekkah yang tandus, tanpa bekal dan tanpa air, selama sebelas tahun lamanya?
Sementara Nabi Ibrahim sendiri setelah itu justru pulang ke istrinya yang lain, Siti Sarah r.a., dan baru kembali menyusul mereka sebelas tahun kemudian.
Tindakan beliau seakan-akan sangat tidak berperi kemanusiaan dan jelas melanggar HAM.
Walaupun pada akhirnya, dalam kehausan yang amat sangat, Ismail kecil menendang-nendang pasir dan muncullah dari sana sumber air zamzam.
Siti Hajar yang berlari bolak-balik ke sana kemari mencari air antara bukit Shafa dan Marwa, hingga sekarang diabadikan dalam salah satu ritual ibadah haji.
Baru bertahun-tahun kemudian Ibrahim a.s datang kembali ke tempat itu, untuk membangun Ka’bah bersama Ismail dan Hajar.
Berabad-abad kemudian, tempat itu menjadi sebuah kota bernama Mekkah.
Berdasarkan keterangan diatas, jika kita manusia yang sudah memiliki akal, tapi masih bingung dengan takdir kita yang mungkin tidak menyenangkan, dengan musibah, dengan makna hidup, dengan perilaku para Nabi yang tidak sesuai dengan kehendak kita, bingung dengan kehidupan, bingung kenapa harus ada bencana, atau tidak mampu memahami ayat-ayat mutasyabihaat dalam Al-Qur’an, artinya kita memang berakal, tapi belum termasuk ke dalam golongan yang ulil albab.
Referensi: daruulilalbab

Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


Load More

Al-Jinn

Apa itu Al-Jinn? Surah Al-Jinn adalah surah ke-72 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 28 ayat. Dinamakan “al-Jinn” yang berarti “Jin” diambil dari kata “al-Jinn” yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Pada ayat tersebut dan ayat-ayat berikutnya diterangkan bahwa Jin sebagai makhluk halus telah mendengar pembacaan Al … • Al-Jinn, Al Jinn

salat Iduladha

Apa itu salat Iduladha? salat sunah dua rakaat yang dikerjakan pada Iduladha tanggal 10 Zulhijah … • Hari Raya Ad-ha, idul adha

Al-Bayyinah

Apa itu Al-Bayyinah? Surah Al-Bayyinah adalah surah ke-98 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyah, diturunkan sesudah surah At-Talaq. Dinamai Al-Bayyinah diambil dari perkataan Al-Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Nomor Surah … • Al-Bayyinah, Al Bayyinah

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Istilah Umum

“Apa saja harta yang kau nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak yatim, orang miskin & orang-orang yang sedang dalam perjalanan”.
Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya
QS. Al-Baqarah [2]: 215

Kategori: Istilah Umum

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu,
tetapi dia adalah Rasulullah & penutup nabi-nabi.
Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
QS. Al-Ahzab [33]: 40

Kategori: Istilah Umum

Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu & kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
QS. Al-Anfal [8]: 60

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus

As Shamad

Apa itu As Shamad? Allah itu Ash-Shomad ◀ Artinya adalah Allah itu Dzat Maha Dibutuhkan. Ya, Dia sangat dibutuhkan oleh semua ciptaan-Nya. Allah adalah tempat mengadu dan meminta pertolongan dan perlindungan. Allah Ta’ala adalah Dzat Yang Maha Dibutuhkan. Sedikitpun Dia tidak butuh kepada hamba-hambaNya, akan tetapi hamba-hambaNya-lah yang butuh kepadaNya. All … • As-Shamad

dai

Apa itu dai? orang yang kerjanya berdakwah; pendakwah; melalui kegiatan dakwah, para dai menyebarluaskan ajaran agama … •

Al-Qari’ah

Apa itu Al-Qari’ah? Surah Al-Qari’ah adalah surah ke-101 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 11 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyyah, diturunkan sesudah surah Quraisy. Nama Al-Qari’ah diambil dari kata Al-Qari’ah yang terdapat pada ayat pertama, artinya menggebrak atau mengguncang, kemudian kata ini dipakai untuk nama hari kiamat. Pokok isi surah … • Al-Qari’ah, Al-Qariah, Al Qariah

Husain bin Ali

Siapa itu Husain bin Ali? Al-Husain bin ‘Alī bin Abī Thālib adalah putra Ali bin Abi Thalib dan Fatimah az-Zahra dan cucu Nabi. Dia dianggap oleh Syiah sebagai Imam ketiga Syiah dan ayah dari dinasti Imam Syiah dari Dua Belas Imam dari Ali bin Husain hingga Mahdi. Ia juga dike … • Hussain ibn ‘Ali ibn Abi Talib, Husayn ibn Ali

Taqiyyah

Apa itu Taqiyyah? Taqiyyah adalah sebuah istilah Islam yang merujuk kepada praktik dan kepercayaan penyangkalan atau pembantahan keagamaan dalam menghadapi penganiayaan. Istilah lainnya untuk istilah terserbut, kitmān memiliki pengartian yang lebih spesifik untuk penyangkalan dengan cara diam. Pr … • Taqiyah

Abubakar Ahmad al-Baihaqi

Siapa itu Abubakar Ahmad al-Baihaqi? Imam Baihaqi , atau lengkapnya Abubakar Ahmad bin Husain bin Ali bin Abdullah al-Baihaqi , adalah seorang ulama ahli fiqh, ushul fiqh, hadist, dan salah seorang tokoh utama dalam mazhab Syafi’i. Masa muda Imam Baihaqi dilahirkan di Khasrujard, B … • Imam Baihaqi, HR. Baihaqi, HR. al-baihaqi, al-baihaqi, Baihaqi, Sunan Al-Baihaqi, Sunan Baihaqi, Al Baihaqi