Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Tauhid Rububiyah

Kategori: Istilah Umum

Tauhid Rububiyah atau Rububiyah Allah adalah mengesakan Allah dalam tiga perkara yaitu penciptaan-Nya, kekuasaan-Nya, dan pengaturan-Nya.

Makna Tauhid Rububiyah Allah

Maknanya, menyakini bahwa Allah adalah Dzat yang menciptakan, menghidupkan, mematikan, memberi rizki, mendatangkan segala mamfaat dan menolak segala mudharat.
Dzat yang mengawasi, mengatur, penguasa, pemilik hukum dan selainnya dari segala sesuatu yang menunjukkan kekuasaan tunggal bagi Allah.
Dari sini, seorang mukmin harus meyakini bahwa tidak ada seorangpun yang menandingi Allah dalam hal ini.

Allah mengatakan:
“’Katakanlah!’ Dialah Allah yang Maha Esa.
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya sgala sesuatu.
Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan.
Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya.”
(QS. Al Ikhlash: 1-4)

Konsekuensi Tauhid Rububiyah

Maka ketika seseorang meyakini bahwa selain Allah ada yang memiliki kemampuan untuk melakukan seperti di atas, berarti orang tersebut telah mendzalimi Allah dan menyekutukan-Nya dengan selain-Nya.

Sikap Jahiliyah dalam Tauhid Rububiyah

Dalam masalah rububiyah Allah sebagian orang kafir jahiliyah tidak mengingkarinya sedikitpun dan mereka meyakini bahwa yang mampu melakukan demikian hanyalah Allah semata.
Mereka tidak menyakini bahwa apa yang selama ini mereka sembah dan agungkan mampu melakukan hal yang demikian itu.
Lalu apa tujuan mereka menyembah Tuhan yang banyak itu?
Apakah mereka tidak mengetahui jikalau ‘tuhan-tuhan’ mereka itu tidak bisa berbuat apa-apa?
Dan apa yang mereka inginkan dari sesembahan itu?

Tujuan Cerita Allah dalam Al Qur’an

Allah telah menceritakan di dalam Al Qur’an bahwa Al Quran dan tauhid rububiyyah memiliki dua tujuan.

Pertama Mendekatkan Diri Kepada Allah

Mendekatkan diri mereka kepada Allah dengan sedekat-dekatnya sebagaimana firman Allah:

“Dan orang-orang yang menjadikan selain Allah sebagai penolong (mereka mengatakan): ‘Kami tidak menyembah mereka melainkan agar mereka mendekatkan kami di sisi Allah dengan sedekat-dekatnya’.”
(QS. Az Zumar: 3 )

Kedua syafa’at (pembelaan ) di sisi Allah

Agar mereka memberikan syafa’at (pembelaan ) di sisi Allah.
Allah berfirman:

“Dan mereka menyembah selain Allah dari apa-apa yang tidak bisa memberikan mudharat dan manfaat bagi mereka dan mereka berkata:
‘Mereka (sesembahan itu) adalah yang memberi syafa’at kami di sisi Allah’.”
(QS. Yunus: 18, Lihat kitab Kasyfusy Syubuhat karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab)

Keyakinan sebagian orang kafir terhadap tauhid rububiyah Allah telah dijelaskan Allah dalam beberapa firman-Nya:
“Kalau kamu bertanya kepada mereka siapakah yang menciptakan mereka?
Mereka akan menjawab Allah.”
(QS. Az Zukhruf: 87)
“Dan kalau kamu bertanya kepada mereka siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan yang menundukkan matahari dan bulan?
Mereka akan mengatakan Allah.”
(QS. Al Ankabut: 61)
“Dan kalau kamu bertanya kepada mereka siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan bumi setelah matinya?
Mereka akan menjawab Allah.”
(QS. Al Ankabut: 63)

Kesimpulan Umum

Demikianlah Allah menjelaskan tentang keyakinan mereka terhadap tauhid Rububiyah Allah.
Keyakinan mereka yang demikian itu tidak menyebabkan mereka masuk ke dalam Islam dan menyebabkan halalnya darah dan harta mereka sehingga Rasulullah mengumumkan peperangan melawan mereka.
Makanya, jika kita melihat kenyataan yang terjadi di tengah-tengah kaum muslimin, kita sadari betapa besar kerusakan akidah yang melanda saudara-saudara kita.
Banyak yang masih menyakini bahwa selain Allah, ada yang mampu menolak mudharat dan mendatangkan mamfa’at, meluluskan dalam ujian, memberikan keberhasilan dalam usaha, dan menyembuhkan penyakit.
Sehingga, mereka harus berbondong-bondong meminta-minta di kuburan orang-orang shalih, atau kuburan para wali, atau di tempat-tempat keramat.
Mereka harus pula mendatangi para dukun, tukang ramal, dan tukang tenung atau dengan istilah sekarang paranormal.
Semua perbuatan dan keyakinan ini, merupakan keyakinan yang rusak dan bentuk kesyirikan kepada Allah.

Renungan

Ringkasnya, tidak ada yang bisa memberi rizki, menyembuhkan segala macam penyakit, menolak segala macam marabahaya, memberikan segala macam manfaat, membahagiakan, menyengsarakan, menjadikan seseorang miskin dan kaya, yang menghidupkan, yang mematikan, yang meluluskan seseorang dari segala macam ujian, yang menaikkan dan menurunkan pangkat dan jabatan seseorang, kecuali Allah.
Semuanya ini menuntut kita agar hanya meminta kepada Allah semata dan tidak kepada selain-Nya.


۞ Variasi nama: Rububiyah, rububiyyah, Rubbubiyah

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Bukankah Sang Pencipta Mahatahu segala ciptaan-Nya?
Dialah yang mengetahui hakikat & rincian segala sesuatu.
QS. Al-Mulk [67]: 14

“Dan sesungguhnya,
Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad & bersabar di antara kamu…”
QS. Muhammad [47]: 31

Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku & kepada ibu bapakku & untuk kerjakan amal saleh yang Engkau ridai, dan masukkan aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh
QS. An-Naml [27]: 19

Lambung mereka selalu jauh dari tempat tidur untuk berdoa kepada Allah,
dengan rasa takut dari murka-Nya & mengharapkan kasih sayang-Nya.
Mereka pun selalu menafkahkan harta yang Kami karuniakan di jalan kebaikan.
QS. As-Sajdah [32]: 16

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Kamus

Yerusalem

Di mana itu Yerusalem? Yerusalem (/dʒəˈruːsələm/; Ibrani: יְרוּשָׁלַיִם Yerushaláyim; bahasa Arab: القُدس‎ al-Quds diucapkan merupakan salah satu kota tertua di dunia, ter...

Al-Fath

Apa itu Al-Fath? Surah Al-Fath (Arab: الفتح , “Kemenangan”) adalah surah ke-48 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 29 ayat. Dinamakan Al-Fath yang ber...

Muhammad

Apa itu Muhammad? Surah Muhammad (Arab: محمّد‎) adalah surah ke-47 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 38 ayat. Nama Muhammad sebagai nama surah ini diambil dar...

Al Quddus

Apa itu Al Quddus? Allah itu Al-Quddus . Allah itu Maha Suci (The Most Holy) dari hal-hal yang buruk. Sebagai manusia, kita tentu tidak memiliki hak untuk mengklaim bahwa diri kita adalah suci, karen...

Al Muqtadir

Apa itu Al Muqtadir? Allah itu Al-Muqtadir . Artinya Allah itu Maha Berkuasa, Yang Maha Menguasai. Dia Maha berkuasa atas segala makhluk ciptaan-Nya. Allah menciptakan langit dan bumi serta alam bese...

Tabuk

Di mana itu Tabuk? Tabuk (bahasa Arab: تبوك‎) juga disebut sebagai Tabouk adalah ibu kota provinsi Tabuk, Arab Saudi bagian barat laut. Pada sensus tahun 2010, kota ini memiliki jumlah penduduk ...