Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi

Kategori: Ulama

Fatwanya menjadi rujukan dunia Islam.
Gelar Mujadid Abad ke- 20 tampaknya tidak terlalu berlebihan jika disandangkan untuk sosok Syekh Sya’rawi.
Tokoh yang memiliki nama lengkap Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi ini adalah satu dari sekian ulama dunia yang cukup berpengaruh pada abad ke-20, baik dalam bidang keagamaan, sosial, maupun politik internasional, khususnya wilayah Timur Tengah.
Karier tokoh kelahiran 16 April 1911 M di dunia Islam ini bermula dari pendidikan.
Ia dipercaya menjadi dosen ilmu syariah di Universitas Ummu al- Quro pada 1950 M.
Posisinya sebagai pengajar di universitas kenamaan Islam ini mengangkat posisinya dengan kelebihan keilmuan dan kecerdikannya dalam pergerakan politik membuat Syekh Sya’rawi cukup terkenal di Mesir dan pemerintah saat itu yang dipimpin Jamal Abdul Nasser.
Ketenarannya ini berkat dukungannya yang kuat terhadap kebijakan Mesir pada saat itu yang menentang penuh dominasi Israel di kawasan Timur Tengah dan Palestina.
Berkat dukungannya terhadap Pemerintah Mesir pada November 1976, ia pun sempat diangkat menjadi menteri wakaf dan urusan Al-Azhar pada pemerintahan Anwar Sadat, yang dikenal meneruskan garis perjuangan Abdul Nasser.
Jabatan sebagai menteri hanya ia pegang selama tidak kurang dua tahun hingga Oktober 1978. Namun, selama kariernya sebagai menteri wakaf, ia telah menginisiasi lahirnya Bank Islam pertama di Mesir.
Pada 1987, ia terpilih sebagai anggota dari Arabic Language Complex, sebuah akademi para ahli yang fokus mengembangkan bahasa Arab di Mesir.
Pada saat yang berbeda, ia pun banyak menghabiskan waktu mengajarkan Islam dan ilmu tafsir dengan berbagai program di televisi dan radio.
Kesempatan ini bahkan diberikan siaran seluas-luasnya pada era Presiden Hosni Mubarak sehingga membuat Syekh Sya’rawi semakin populer sebagai ulama tafsir terkemuka di Mesir.
Berbagai fatwanya pun menjadi rujukan umat Islam Mesir pada saat itu, di antaranya, ia mengharamkan jual beli organ untuk transplantasi.
Pengaruh Syekh Sya’rawi dalam setiap pidatonya memainkan peran penting dalam menggerakkan masyarakat Mesir menentang berbagai gerakan liberal dan sekuler di Negara Piramida ini.
Bahkan, pidato-pidatonya menjadi acuan bagi pergerakan di beberapa wilayah Timur Tengah pada saat itu.

Hafal Alquran

Kepiawaian ulama asal Desa Daqadus, Distrik Mith Ghamr, Provinsi Daqahlia, Republik Arab Mesir, ini tak terlepas dari pendidikan keagamaan yang sangat kuat sejak dini.
Ia dikenal cerdas sejak kecil.
Ia berhasil menghafal Alquran pada usia 11 tahun hingga ia lulus pendidikan dasar di madrasah yang berlokasi di Zagaziq pada 1923 M, lalu melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama.
Di madrasah inilah kemampuannya dalam menimba ilmu mulai terlihat.Minat serta kemampuannya dalam bidang sastra dan syair-syair Arab berkembang sangat baik.
Kemampuannya ini mendapatkan tempat tersendiri di antara para sahabat karibnya sehingga Sya’rawi cukup populer di antara rekan-rekannya.
Ia diberi amanat sebagai ketua persatuan siswa sastra di sekolahnya.
Pada usia remaja menginjak masa pendidikan tinggi, sang ayah mengharapkan dirinya berkuliah di Universitas Al-Azhar di Kairo.
Harapan besar sang ayah ini mengalahkan keinginannya untuk tetap bersama keluarga di kampung halaman.Ia pun meminta syarat kepada orang tuanya untuk memberikan sejumlah kitab dan literatur sastra, sanis, Alquran, tafsir, dan keagamaan lainnya.
Permintaannya ini untuk memenuhi rasa haus keilmuannya sekaligus agenda tersembunyi untuk mengendurkan niat sang ayah menyekolahkannya di Universitas Al-Azhar.Ternyata, akal-akalan Sya’rawi tidak mengendurkan niat ayahnya.
Bahkan, semua permintaan Sya’rawi dipenuhi.
Jawaban ayahnya ini sekaligus tantangan bagi dirinya untuk terus menimba ilmu seluas-luasnya di Universitas Al-Azhar Kairo.
Akhirnya, pada 1937, ia resmi terdaftar sebagai mahasiswa perguruan Islam tertua di dunia tersebut.
Ia memilih belajar di fakultas bahasa arab.
Dunia kampus, semakin mengasah naluri keulamaannya.
Selain aktif belajar, ia juga aktif dalam dunia pergerak an.
Ini terlihat pada 1919 M ketika pecah revolusi di Al-Azhar menentang penjajahan Inggris di Mesir.
Syekh Sya’rawi bersama rekan- rekannya berdemons trasi dan berorasi menolak penjajahan Inggris atas Mesir.Pada 1934 M, ia pun sempat men jadi ketua persatuan mahasiswa dan membuatnya menjadi target penang kapan kolonial Inggris berkali-kali.
Ia lulus dari Al-Azhar pada 1940.

Idola umat
Pengaruh Syekh Sya’rawi ini sangat terlihat saat ia akhirnya wafat pada 17 Juni 1998 di Giza, Mesir.
Lebih dari satu juta orang dalam keadaan duka mengantarkan jenazahnya dan memadati jalan-jalan di Kota Kairo.
Ia meninggalkan Istri dan tiga orang putra serta dua orang putri dan juga puluhan karya tulis ilmiah di berbagai bidang ilmu.
Salah satu yang paling populer berjudul Tafsir asy-Sya’rawi.
Berbagai penghargaan ia terima semasa pengabdian nya.
Di antaranya, doktor honoris causa pada bidang sas tra dari Universitas Manshurah dan Universitas Al-Azhar Daqahlia.
Kemudian, anggota komite tetap untuk konferensi keajaiban ilmu dalam Alquran dan sunah nabawi.Kiprah dan karyanya ini terus dikenang oleh umat Islam dunia hingga kini.
Hingga ia pun mendapat gelar Imam ad-Duat, Punggawa Para Dai.
Meski dikenal sebagai ulama yang piawai multidisiplin ilmu, ia dikenal kepakarannya dalam menafsirkan Alquran.
Metode penafsirannya sangat familier di kalangan masyarakat secara luas, dari kalangan cendekiawan, birokrat, hingga rakyat jelata.
Referensi: Republika


۞ Variasi nama: Asy Sya’rawi, Asy Sya’rawi
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah & tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat.
Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.
QS. Al-Ahzab [33]: 53

Dan terhadap dua orang yang lakukan perbuatan keji di antara kamu,
maka berilah hukuman kepada keduanya,
lalu jika keduanya bertaubat & memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka.
Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang
QS. An-Nisa’ [4]: 16

Tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan & takwa,
dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa & pelanggaran.
Dan bertakwalah kamu kepada Allah,
sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 2

Jika mereka menolak ajakanmu & tetap tidak meninggalkan kesesatan mereka setelah kebenaran tampak jelas,
berarti mereka adalah orang-orang perusak.
Allah Maha Mengetahui ihwal mereka.
QS. Ali ‘Imran [3]: 63

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus

Az-Zumar

Apa itu Az-Zumar? Surah Az-Zumar (Arab: الزمر , “Rombongan-Rombongan”) adalah surah ke-39 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 75 ayat. Dinamakan Az-Zumar y...

Muwatta Malik

Apa itu Muwatta Malik? Al-Muwatta, Al-Muwaththa atau Muwatta Malik merupakan kitab hadis dan fiqih yang disusun oleh Imam Malik bin Anas, merupakan salah satu dari Kutubut Tis’ah (sembilan kitab...

fi’il mudhari‘

Apa itu fi’il mudhari‘? Fi’il Mudhori’ – Kata kerja bentuk sedang atau akan: Kata kerja menunjukkan kejadian sesuatu pada saat berbicara atau setelahnya, pantas digunakan untuk kejadian saat...

Qari

Apa itu Qari? Qari’ (qāriʾ, bahasa Arab: قَارِئ‎, jamak قُرَّاء qurrāʾ, “pembaca”) adalah orang yang melantunkan bacaan Al-Quran dengan mentaati aturan-aturan (taj...

tanah dati

Apa itu tanah dati? tanah milik kelompok kekerabatan di daerah yang penduduknya beragama Islam (dalam adat Ambon); (2) tanah yang dimiliki dan dikuasai oleh klen atau subklen … •

Qadi Abu Ya’la

Siapa itu Qadi Abu Ya’la? Nama lengkap Al-Qadi Abu Ya’la ialah Muhammad bin Al-Husein bin Muhammad bin Khalaf bin Ahmad bin Al-Farra’ dikenal sebagai Qadi ( hakim ) besar, ahli fiqh madzhab ...