Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Al Muqiit

Kategori: Asmaul Husna

▶️ Allah itu Al-Muqit ◀️
● Yang Maha Menjaga, yakni yang memberikan penjagaan terhadap sesuatu sesuai dengan kebutuhannya, al-Hafizh.
Hal ini disebutkan oleh Ibnu Abbas, Qatadah, dan yang lain.
● Yang Maha Memberi makanan pokok.
Ini diriwayatkan dari Muqatil bin Sulaiman dan al-Khaththabi.
ㅤㅤ
Apabila seseorang ingin menjalankan hukum-hukum Allah Ta’ala, maka ujian yang paling berat yang dia hadapi adalah masalah makan.
Sehingga kebanyakan orang merasa takut untuk menjalankan hukum-hukum Allah Ta’ala jika nanti tidak bisa makan.
Oleh sebab itu Allah Ta’ala berjanji akan memberi (menjamin) makan setiap hamba-hambaNya sebatas mampu untuk beribadah kepadaNya.
Karena tidaklah mungkin Allah Ta’ala menciptakan makhluq-makhluqNya tetapi tidak memberi makan kepadanya.
Akan tetapi manusia diwajibkan untuk berikhtiyar, karena dengan ikhtiyar itulah manusia bisa mendapatkan amal.
Dan dengan ikhtiyar itu pula manusia bisa bersabar dan tidak panjang angan-angan.
Allah Ta’ala yang menciptakan manusia dan mewajibkan kepada mereka untuk beribadah kepadaNya.
Maka terlebih dahulu Allah Ta’ala menjamin makan bagi setiap hamba-hambaNya sehingga badannya menjadi kuat untuk melakukan ibadah kepadaNya.
Dan hal ini telah Allah Ta’ala siapkan dengan Al Lathif-Nya sebelum hamba-hambaNya tercipta.
Oleh sebab itu selama kita masih bernyawa (hidup) maka Allah Ta’ala pasti akan memberi makan kepada kita.
Bahkan pada saat manusia akan dicabut nyawanya, Malaikat Izra’il akan memanggil Malaikat Mikail dan bertanya:
“Wahai Mikail, apakah rizki sifulan ini masih ada?”
Kemudian Malaikat Mikail keliling dunia untuk memastikan apakah rizki sifulan masih ada atau sudah habis.
Apabila rizki sifulan benar-benar sudah habis, barulah Malaikat Izra’il mencabut nyawanya.
Sebetulnya tujuan Allah Ta’ala menjamin makan bukan masalah nikmat atau tidak nikmat, mahal atau tidak mahal.
Karena yang memberi kenikmatan makan adalah Allah Ta’ala.
Akan tetapi tujuan Allah Ta’ala memberikan makan adalah agar tubuhnya menjadi kuat sehingga kuat pula untuk beribadah kepadaNya.

―Al Muqiit termasuk dalam 99 Asma’ul husna.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim