Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Tirmidzi: 370 – Tidak bicara saat shalat

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ شُبَيْلٍ عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كُنَّا نَتَكَلَّمُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ يُكَلِّمُ الرَّجُلُ مِنَّا صَاحِبَهُ إِلَى جَنْبِهِ حَتَّى نَزَلَتْ { وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ } فَأُمِرْنَا بِالسُّكُوتِ وَنُهِينَا عَنْ الْكَلَامِ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ وَمُعَاوِيَةَ بْنِ الْحَكَمِ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ قَالُوا إِذَا تَكَلَّمَ الرَّجُلُ عَامِدًا فِي الصَّلَاةِ أَوْ نَاسِيًا أَعَادَ الصَّلَاةَ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَابْنِ الْمُبَارَكِ وَأَهْلِ الْكُوفَةِ و قَالَ بَعْضُهُمْ إِذَا تَكَلَّمَ عَامِدًا فِي الصَّلَاةِ أَعَادَ الصَّلَاةَ وَإِنْ كَانَ نَاسِيًا أَوْ جَاهِلًا أَجْزَأَهُ وَبِهِ يَقُولُ الشَّافِعِيُّ

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani’ berkata:
telah menceritakan kepada kami Husyaim berkata:
telah mengabarkan kepada kami Isma’il bin Abu Khalid dari Al Harits bin Syubail dari Abu Amru Asy Syaibani dari Zaid bin Arqam ia berkata:
“Kami berbincang-bincang di belakang Rasulullah ﷺ ketika shalat.
Seorang dari kami berbicara dengan teman yang ada di sisinya, hingga akhirnya turunlah ayat:
(Dan berdirilah untuk Allah dalam shalatmu dengan khusyu’).

Lalu kami diperintahkan untuk diam dan dilarang untuk berbicara (dalam shalat).”
Ia berkata:
“Dalam bab ini juga ada riwayat dari Ibnu Mas’ud dan Mu’awiyah bin Al Hakam.”

Abu Isa berkata:
Hadits Zaid bin Arqam derajatnya hasan shahih.
Banyak ahli ilmu yang mengamalkan hadits ini, mereka mengatakan, “Jika ada seseorang yang berbicara dalam shalat dengan sengaja atau karena lupa, maka ia harus mengulangi shalatnya.”
Pendapat ini diambil oleh Sufyan Ats Tsauri, bin Al Mubarak dan penduduk Kufah.
Dan sebagian mereka mengatakan, “Jika seseorang berbicar dalam shalat dengan sengaja maka ia harus mengulangui shalatnya, namun jika ia berbicara karena lupa atau bodoh maka shalatnya telah cukup (tidak perlu mengulanginya).”
Pendapat ini diambil oleh Imam Syafi’i.

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video Terkait

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Jangan kamu tunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-og kafir),
dan jangan kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang beriman
QS. Al-Hijr [15]: 88

Hai orang-orang yang beriman,
sesungguhnya (meminum) khamar,
berjudi, (berkorban untuk) berhala,
mengundi nasib dengan panah,
adalah termasuk perbuatan syaitan.
Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
QS. Al-Ma’idah [5]: 90

Berkata istri Firaun “Ia (bayi Musa) ialah penyejuk mata hati bagiku & bagimu. Jangan kau membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia mjd anak”
Mereka sama sekali tak sadari apa yang ditakdirkan Allah terhadap Musa
QS. Al-Qasas [28]: 9

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … S...

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah …...

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian haru...

Kamus

Madyan

Di mana itu Madyan? Madyan atau Midian (Arab: مدين, Madyan; bahasa Ibrani: מִדְיָן, Madyan; bahasa Yunani: Μαδιάμ, “Μαδιανίτης”, Madianites, untuk orang Midian, ...

Ath-Thabrani

Siapa itu Ath-Thabrani? Abul-Qasim Sulaiman bin Ahmad al-Lakhmiy ath-Thabrani, atau yang lebih dikenal dengan nama Imam ath-Thabrani (seringkali juga disebut Imam Ath-Thabarani) (إمام الطبرا...

Abu Qatadah

Siapa itu Abu Qatadah? Al-Harits bin Rab’i lebih dikenal dengan Abu Qatadah merupakan salah seorang sahabat nabi. Ia turut serta dalam pertempuran di Uhud dan Hudaibiyyah…. >> Al-Harits bi...

haram

Apa itu haram? ha.ram (1) terlarang (oleh agama Islam); tidak halal; haram hukumnya apabila makan bangkai; (2) suci; terpelihara; terlindung; tanah haram di Mekah itu adalah semulia-mulia tempat di a...

assabiqunal awwalun

Siapa itu assabiqunal awwalun? Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam. Contohnya, Abu bakar ash shiddiq, utsman bin affan, ali bin abi t...

Rasyid Ridha

Siapa itu Rasyid Ridha? Muhammad Rasyid bin Ali Ridha bin Syamsuddin bin Baha’uddin Al-Qalmuni Al-Husaini (bahasa Arab: محمد رشيد رضا‎; transliterasi, Muḥammad Rashīd Riḍā; la...

Instagram