Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Muslim: 5327 – Kisah Ashhabuk Ukhdud

حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ صُهَيْبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ مَلِكٌ فِيمَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ وَكَانَ لَهُ

Telah menceritakan kepada kami Haddab bin Khalid telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah telah menceritakan kepada kami Tsabit dari Abdurrahman bin Abu Laila dari Shuhaib Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda:

“Dulu, sebelum kalian ada seorang raja, ia memiliki tukang sihir, saat tukang sihir sudah tua, ia berkata kepada rajanya:
‘Aku sudah tua, kirimlah seorang pemuda kepadaku untuk aku ajari sihir.’ Lalu seorang pemuda datang padanya, ia mengajarkan sihir kepada pemuda itu.

(Jarak) antara tukang sihir dan si raja terdapat seorang rahib.
Si pemuda itu mendatangi rahib dan mendengar kata-katanya, ia kagum akan kata-kata si rahib itu sehingga bila datang ke si penyihir pasti dipukul, Pemuda itu mengeluhkan hal itu kepada si rahib, ia berkata:
‘Bila tukang sihir hendak memukulmu, katakan:
‘Keluargaku menahanku, ‘ dan bila kau takut pada keluargamu, katakan:
‘Si tukang sihir menahanku.
‘ Saat seperti itu, pada suatu hari ia mendekati sebuah hewan yang besar yang menghalangi jalanan orang, ia berkata, ‘Hari ini aku akan tahu, apakah tukang sihir lebih baik ataukah pendeta lebih baik.’ Ia mengambil batu lalu berkata:
‘Ya Allah, bila urusan si rahib lebih Engkau sukai dari pada tukang sihir itu maka bunuhlah binatang ini hingga orang bisa lewat.
‘ Ia melemparkan batu itu dan membunuhnya, orang-orang pun bisa lewat.
Ia memberitahukan hal itu kepada si rahib.

Si rahib berkata:
‘Anakku, saat ini engkau lebih baik dariku dan urusanmu telah sampai seperti yang aku lihat, engkau akan mendapat ujian, bila kau mendapat ujian jangan menunjukkan padaku.’ Si pemuda itu bisa menyembuhkan orang buta dan berbagai penyakit.

Salah seorang teman raja yang buta lalu ia mendengarnya, ia mendatangi pemuda itu dengan membawa hadiah yang banyak, ia berkata:
‘Sembuhkan aku dan kau akan mendapatkan yang aku kumpulkan disini.’ Pemuda itu berkata:
‘Aku tidak menyembuhkan seorang pun, yang menyembuhkan hanyalah Allah, bila kau beriman padaNya, aku akan berdoa kepadaNya agar menyembuhkanmu.
‘ Teman si raja itu pun beriman lalu si pemuda itu berdoa kepada Allah lalu ia pun sembuh.
Teman raja itu kemudian mendatangi raja lalu duduk didekatnya.

Si raja berkata:
‘Hai fulan, siapa yang menyembuhkan matamu? ‘ Orang itu menjawab:
‘Rabbku.’ Si raja berkata:
‘Kau punya Rabb selainku? ‘ Orang itu berkata:
‘Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.
‘ Si raja menangkapnya lalu menyiksanya hingga ia menunjukkan pada pemuda itu lalu pemuda itu didatangkan, Raja berkata:
‘Hai anakku, sihirmu yang bisa menyembuhkan orang buta, sopak dan kau melakukan ini dan itu.’ Pemuda itu berkata:
‘Bukan aku yang menyembuhkan, yang menyembuhkan hanya Allah.
‘ Si raja menangkapnya dan terus menyiksanya ia menunjukkan kepada si rahib.
Si raja mendatangi si rahib, rahib pun didatangkan lalu dikatakan padanya:
‘Tinggalkan agamamu.
‘ Si rahib tidak mau lalu si raja meminta gergaji kemudian diletakkan tepat ditengah kepalanya hingga sebelahnya terkapar di tanah.
Setelah itu teman si raja didatangkan dan dikatakan padanya:
‘Tinggalkan agamamu.
‘ Si rahib tidak mau lalu si raja meminta gergaji kemudian diletakkan tepat ditengah kepalanya hingga sebelahnya terkapar di tanah.
Setelah itu pemuda didatangkan lalu dikatakan padanya:
‘Tinggalkan agamamu.
‘ Pemuda itu tidak mau.
Lalu si raja menyerahkannya ke sekelompok tentaranya, raja berkata:
‘Bawalah dia ke gunung ini dan ini, bawalah ia naik, bila ia mau meninggalkan agamanya (biarkanlah dia) dan bila tidak mau, lemparkan dari atas gunung.
‘ Mereka membawanya ke puncak gunung lalu pemuda itu berdoa:
‘Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu.’ Ternyata gunung mengguncang mereka dan mereka semua jatuh.

Pemuda itu kembali pulang hingga tiba dihadapan raja.
Raja bertanya:
‘Bagaimana kondisi kawan-kawanmu? ‘ Pemuda itu menjawab:
‘Allah mencukupiku dari mereka.
‘ Lalu si raja menyerahkannya ke sekelompok tentaranya, raja berkata:
‘Bawalah dia ke sebuah perahu lalu kirim ke tengah laut, bila ia mau meninggalkan agamanya (bawalah dia pulang) dan bila ia tidak mau meninggalkannya, lemparkan dia.’ Mereka membawanya ke tengah laut lalu pemuda itu berdoa:
‘Ya Allah, cukupilah aku dari mereka sekehendakMu.’ Ternyata perahunya terbalik dan mereka semua tenggelam.
Pemuda itu pulang hingga tiba dihadapan raja, raja bertanya:
Bagaimana keadaan teman-temanmu? ‘ Pemuda itu menjawab:
‘Allah mencukupiku dari mereka.’ Setelah itu ia berkata kepada raja:
‘Kau tidak akan bisa membunuhku hingga kau mau melakukan yang aku perintahkan, ‘ Raja bertanya:
‘Apa yang kau perintahkan? ‘ Pemuda itu berkata:
‘Kumpulkan semua orang ditanah luas lalu saliblah aku diatas pelepah, ambillah anak panah dari sarung panahku lalu ucapkan:
‘Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini.’ Bila kau melakukannya kau akan membunuhku.’ Akhirnya raja itu melakukannya.
Ia meletakkan anak panah ditengah-tengah panah lalu melesakkannya seraya berkata:
‘Dengan nama Allah, Rabb pemuda ini.’ Anak panah di lesakkan ke pelipis pemuda itu lalu pemuda meletakkan tangannya ditempat panah menancap kemudian mati.
Orang-orang berkata:
‘Kami beriman dengan Rabb pemuda itu.’ Kemudian didatangkank kepada raja dan dikatakan padanya:
‘Tahukah kamu akan sesuatu yang kau khawatirkan, demi Allah kini telah menimpamu.
Orang-orang beriman seluruhnya.’ Si raja kemudian memerintahkan membuat parit di jalanan kemudian disulut api.
Raja berkata:
‘Siapa pun yang tidak meninggalkan agamanya, pangganglah didalamnya.’ Mereka melakukannya hingga datanglah seorang wanita bersama anaknya, sepertinya ia hendak mundur agar tidak terjatuh dalam kubangan api lalu si bayi itu berkata:
‘Ibuku, bersabarlah, sesungguhnya engkau berada diatas kebenaran.”

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video Terkait

No videos found matching your query.

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Maha Suci Allah,
yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.
QS. Al-Isra’ [17]: 1

Berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan.
Sesungguhnya hanya kepada Allahlah kalian akan kembali.
QS. Al-Ma’idah [5]: 48

Lambung mereka selalu jauh dari tempat tidur untuk berdoa kepada Allah,
dengan rasa takut dari murka-Nya & mengharapkan kasih sayang-Nya.
Mereka pun selalu menafkahkan harta yang Kami karuniakan di jalan kebaikan.
QS. As-Sajdah [32]: 16

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang ̷...

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang ...

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhamm...

Kamus

Alqamah bin Qais

Siapa itu Alqamah bin Qais? Alqamah bin Qais an-Nakha’i adalah seorang tabi’in senior, ahli fiqih, dan ahli tafsir yang ternama dari Kufah. Nama lengkapnya adalah Abu Syibli ‘Alqama...

Bukit Shafa

Di mana itu Bukit Shafa? Shofa dan Marwah adalah dua bukit yang terletak di Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi tempat melaksanakan ibadah sa’i dalam ritual ibadah haji dan umrah. Sejarah Dala...

egalitarian

Apa itu egalitarian? ega.li.ta.ri.an /Egalitarian/ a egaliter; sikap suku padang pasir yang egalitarian terasa cocok dengan visi masyarakat Islam; penganut atau penganjur egalitarianisme … •...

Nifas

Apa itu Nifas? Nifas adalah darah yang keluar dari rahim yang disebabkan melahirkan atau setelah melahirkan. Darah nifas keluar selama 40 hari setelah melahirkan. Selama masa nifas, seorang perempuan ...

petuah

Apa itu petuah? pe.tu.ah keputusan atau pendapat mufti ; fatwa; nasihat orang alim; pelajaran yang baik; dalam pertemuan itu diharapkan nasihat dan petuah orang-orang tua … •

Al Mumiitu

Apa itu Al Mumiitu? Allah itu Al-Mumit ◀ Artinya adalah Allah itu Maha Mematikan. Segala makhluk pasti akan mati, dan itu telah menjadi ketetapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita tidak bisa me...

Instagram