Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Muslim: 3648 – Penjelasan tentang pelarangan memakan hewan kurban setelah tiga hari

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ ضَحَّى مِنْكُمْ فَلَا يُصْبِحَنَّ فِي بَيْتِهِ بَعْدَ ثَالِثَةٍ
Shahih Muslim hadis nomor 3648
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur(1) telah mengabarkan kepada kami Abu ‘Ashim(2) dari Yazid bin Abu Ubaid(3) dari Salamah bin Al Akwa’(4), bahwa Rasulullah ﷺ:
“Siapa dari kalian menyembelih kurban, maka hendaklah ia tidak menyisakan (menyimpan) di rumahnya setelah tiga hari.”

Pada tahun berikutnya mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kami mesti melakukan sebagaimana yang kami lakukan tahun lalu?”

Beliau menjawab:
“Tidak, sesungguhnya tahun lalu orang-orang berada dalam keadaan susah hingga saya menginginkan agar daging hewan kurban ini bisa merata dirasakan oleh mereka.”


(3) 👤 “Yazid bin Abi ‘Ubaid, maula Salamah bin Al Akwa'”, Al Aslamiy, Abu Khalid ✶ Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 147 Hijriah (± 764 Masehi) ☖ Hidup di Madinah ⚑ Wafat di Madinah.

(2) 👤 Adl Dlahhaak bin Makhlad bin Adl Dlahhaak bin Muslim, Abu ‘Ashim ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 212 Hijriah (± 827 Masehi) ☖ Hidup di Bashrah ⚑ Wafat di Bashrah.


(4) 👤 Salamah bin ‘Amru bin Al Akwa’, Al Aslamiy, Abu Muslim ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 74 Hijriah (± 693 Masehi) ☖ Hidup di Madinah ⚑ Wafat di Madinah.



Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:
Shahih Bukhari 5143
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video Terkait

Load More

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa & menyebarkan rahmat-Nya.
Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.
QS. Asy-Syura [42]: 28

Orang yang kembali (mengambil riba),
maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka,
mereka kekal di dalamnya.
QS. Al-Baqarah [2]: 275

Demi (angin) yang terbangkan debu dengan kuat.
dan awan yang mengandung hujan,
dan kapal-kapal yang berlayar dengan mudah.
dan (malaikat) yang membagi-bagi urusan,
sesungguhnya yang dijanjikan kepadamu pasti benar, dan (hari) pembalasan pasti terjadi
QS. Az-Zariyat [51]: 1-6

Mereka jadikan orang alimnya sebagai tuhan selain Allah & (pertuhankan) Al-Masih putra Maryam, padahal mereka hanya disuruh sembah Tuhan Yang Esa, tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan
QS. At-Taubah [9]: 31

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Sura...

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … S...

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang ...

Kamus

mukalaf

Apa itu mukalaf? mu.ka.laf orang dewasa yang wajib menjalankan hukum agama … • mukallaf

Gosyen

Di mana itu Gosyen? Tanah Gosyen adalah nama tempat di Mesir yang disebut dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Merupakan tanah yang dihadiahkan oleh firaun pada zaman Yusuf ke...

rukuk

Apa itu rukuk? ru.kuk sikap membungkuk pada waktu salat, dengan tangan ditekankan di lutut sehingga punggung dan kepala sama rata … •

Mubahalah

Apa itu Mubahalah? Mubāhalah atau Li’an adalah memohon kutukan kepada Allah untuk dijatuhkan kepada orang yang salah/dusta, sebagai bukti kebenaran salah satu pihak. Etimologi Mubāhalah be...

mutakalim

Apa itu mutakalim? mu.ta.ka.lim pembicara; ahli ilmu kalam … •

Musyrik

Apa itu Musyrik? Musyrik menurut syariat Islam adalah perbuatan menyekutukan Allah dengan apa pun, merupakan kebalikan dari ajaran ketauhidan, yang memiliki arti Mengesakan Allah. Kata syirik sendiri...

Instagram