Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Muslim: 3603 – Bolehnya daging biawak

و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ وَهْبٍ قَالَ حَرْمَلَةُ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَ
Shahih Muslim hadis nomor 3603
Dan telah menceritakan kepadaku Abu At Thahir(1) dan Harmalah(2) semuanya dari Ibnu Wahb(3).
Harmalah(2) mengatakan:
telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb(3) telah mengabarkan kepadaku Yunus(6) dari Ibnu bin Syihab(7) dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif Al Anshari(8) bahwa Abdullah bin Abbas(9) pernah mengabarkan kepadanya bahwa Khalid bin Walid(10) yang di juluki dengan pedang Allah telah mengabarkan kepadanya:
bahwa dia bersama dengan Rasulullah ﷺ pernah menemui Maimunah isteri Nabi ﷺ -dia adalah bibinya Khalid dan juga bibinya Ibnu Abbas- lantas dia mendapati daging biawak yang telah di bakar, kiriman dari saudara perempuanya yaitu Hufaidah binti Al Harits dari Najd, lantas daging Biawak tersebut disuguhkan kepada Rasulullah ﷺ.

Sangat jarang beliau disuguhi makanan hingga beliau diberitahu nama makanan yang disuguhkan, ketika Rasulullah ﷺ hendak mengambil daging biawak tersebut, seorang wanita dari beberapa wanita yang ikut hadir berkata,
“Beritahukanlah kepada Rasulullah ﷺ mengenai daging yang kalian suguhkan!” Kami lalu mengatakan, “Itu adalah daging biawak, wahai Rasulullah!” Seketika itu juga Rasulullah ﷺ mengangkat tangannya, Khalid bin Walid pun berkata,
“Wahai Rasulullah, apakah daging biawak itu haram?”

Beliau menjawab:
“Tidak, namun di negeri kaumku tidak pernah aku jumpai daging tersebut, maka aku enggan (memakannya).”

Khalid berkata,
“Lantas aku mendekatkan daging tersebut dan memakannya, sementara Rasulullah melihatku dan tidak melarangnya.”

Telah menceritakan kepadaku Abu Bakr bin An Nadlr(11) dan Abdurrahman bin Humaid(12), Abd berkata:
telah mengabarkan kepadaku, dan Abu Bakr berkata:
telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim bin Sa’d(13) telah menceritakan kepada kami Ayahku(14) dari Shalih bin Kaisan(15) dari Ibnu Syihab(16) dari Abu Umamah bin Sahl(17) dari Ibnu Abbas(18) dia mengabarkan kepadanya, bahwa Khalid bin Walid(10) mengabarkan kepadanya, bahwa ia pernah bersama Rasulullah ﷺ masuk ke rumah Maimunah binti Al Harits -Maimunah adalah bibinya Khalid-, lalu Rasulullah ﷺ disuguhi daging biawak, hasil pemberian Ummu Hufaidl dari Najd, sementara Ummu Hufaidl adalah isteri seorang laki-laki bani Ja’far.
Sudah menjadi kebiasaan Rasulullah ﷺ, beliau tidak mau menyantap hidangan hingga beliau mengetahui hidangan tersebut…kemudian perawi menyebutkan sebagaimana hadisnya Yunus.

Dan ia menambahkan di akhir hadis.
Dan telah menceritakan kepadanya Ibnu Al Asham(20) dari Maimunah(21), sedangkan ia (Ibnu Al Asham) termasuk dari anak asuhnya.”

Dan telah menceritakan kepada kami Abd bin Humaid(22) telah mengabarkan kepada kami Abdurrazaq(23) telah mengabarkan kepada kami Ma’mar(24) dari Az Zuhri(25) dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif(26) dari Ibnu Abbas(18) dia berkata,
“Nabi ﷺ pernah disuguhi dua daging biawak panggang, ketika itu kami berada di rumah Maimunah…sebagaimana hadis mereka, namun ia tidak menyebutkan nama Yazid bin Al Asham dari Maimunah.”

Dan telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Syu’aib bin Al Laits(28) telah menceritakan kepada kami Ayahku(14) dari Kakekku(30) telah menceritakan kepadaku Khalid bin Yazid(31) telah menceritakan kepadaku Sa’id bin Abu Hilal(32) dari Ibnu Al Munkadir(33) bahwa Abu Umamah bin Sahl(17) telah mengabarkan kepadanya dari Ibnu Abbas(18) dia berkata,
“Rasulullah ﷺ pernah disuguhi daging biawak, ketika itu beliau tengah berada di rumah Maimunah, sedangkan di samping beliau ada Khalid bin Walid …lalu perawi menyebutkan hadis yang semakna dengan hadis Zuhri.”


(3) 👤 Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 197 Hijriah (± 813 Masehi) ☖ Hidup di Maru ⚑ Wafat di Maru.

(2) 👤 Harmalah bin Yahya bin ‘Abdullah bin Harmalah, Abu Hafsh ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 244 Hijriah (± 858 Masehi) ☖ Hidup di Maru.


(4) 👤 Harmalah bin Yahya bin ‘Abdullah bin Harmalah, Abu Hafsh ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 244 Hijriah (± 858 Masehi) ☖ Hidup di Maru.

(5) 👤 Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 197 Hijriah (± 813 Masehi) ☖ Hidup di Maru ⚑ Wafat di Maru.


(6) 👤 Yunus bin Yazid bin Abi An Najjad, Al Ayliy, Abu Zaid ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 159 Hijriah (± 776 Masehi) ☖ Hidup di Syam ⚑ Wafat di Maru.

(7) 👤 Muhammad bin Muslim bin ‘Ubaidillah bin ‘Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 124 Hijriah (± 742 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.


(8) 👤 As’ad bin Sahal bin Hunaif, Al Anshariy, Abu Umamah ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 100 Hijriah (± 719 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.

(9) 👤 Abdullah bin ‘Abbas bin ‘Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al ‘Abbas ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 68 Hijriah (± 688 Masehi) ☖ Hidup di Marur Rawdz ⚑ Wafat di Tha’if.


(10) 👤 Khalid bin Al Walid bin Al Mughirah, Abu Sulaiman , Saifulloh ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 21 Hijriah (± 642 Masehi) ☖ Hidup di Madinah ⚑ Wafat di Halwan.

(11) 👤 Abu Bakar bin An Nadlir bin Abu An Nadlir bin Hasyim, Al Baghdadiy, Abu Bakar ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 245 Hijriah (± 859 Masehi) ☖ Hidup di Baghdad.


(12) 👤 Abdul Hamid bin Humaid bin Nashr, Al Kaisysyiy, Abu Muhammad, Abdu ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 249 Hijriah (± 863 Masehi) ☖ Hidup di Himsh ⚑ Wafat di Karbala.

(13) 👤 Ya’qub bin Ibrahim bin Sa’ad bin Ibrahim bin ‘Abdur Rahman bin ‘Auf, Az Zuhriy Al Madaniy, Abu Yusuf ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 208 Hijriah (± 823 Masehi) ☖ Hidup di Baghdad ⚑ Wafat di Falisthina.


(14) 👤 Ibrahim bin Sa’ad bin Ibrahim bin ‘Abdur Rahman bin ‘Auf, Az Zuhriy Al Qurasyiy, Abu Ishaq ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 185 Hijriah (± 801 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.

(15) 👤 Shalih bin Kaisan, Al Madaniy, Abu Muhammad ✶ Tabi’in kalangan biasa ☖ Hidup di Madinah.


(16) 👤 Muhammad bin Muslim bin ‘Ubaidillah bin ‘Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 124 Hijriah (± 742 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.

(17) 👤 As’ad bin Sahal bin Hunaif, Al Anshariy, Abu Umamah ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 100 Hijriah (± 719 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.


(18) 👤 Abdullah bin ‘Abbas bin ‘Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al ‘Abbas ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 68 Hijriah (± 688 Masehi) ☖ Hidup di Marur Rawdz ⚑ Wafat di Tha’if.

(19) 👤 Khalid bin Al Walid bin Al Mughirah, Abu Sulaiman , Saifulloh ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 21 Hijriah (± 642 Masehi) ☖ Hidup di Madinah ⚑ Wafat di Halwan.


(20) 👤 Yazid bin Al Ashamm bin ‘Ubaid, Al Bukka’iy, Abu ‘Auf ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 103 Hijriah (± 721 Masehi) ☖ Hidup di Kufah.

(21) 👤 Maimunah binti Al Harits, Al ‘Amiriyyah Al Hilaliyyah, Ummu Al Mu’minin ✶ Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 51 Hijriah (± Masehi) ☖ Hidup di Madinah ⚑ Wafat di Sarkhas.


(22) 👤 Abdul Hamid bin Humaid bin Nashr, Al Kaisysyiy, Abu Muhammad, Abdu ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 249 Hijriah (± 863 Masehi) ☖ Hidup di Himsh ⚑ Wafat di Karbala.

(23) 👤 Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi’, Al Humairiy Ash Shan’aniy, Abu Bakar ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 211 Hijriah (± 826 Masehi) ☖ Hidup di Yaman ⚑ Wafat di Yaman.


(24) 👤 Ma’mar bin Raosyid, Al Azdiy Al Bashriy, Abu ‘Urwah ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 154 Hijriah (± 771 Masehi) ☖ Hidup di Yaman.

(25) 👤 Muhammad bin Muslim bin ‘Ubaidillah bin ‘Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 124 Hijriah (± 742 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.


(26) 👤 As’ad bin Sahal bin Hunaif, Al Anshariy, Abu Umamah ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 100 Hijriah (± 719 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.

(27) 👤 Abdullah bin ‘Abbas bin ‘Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al ‘Abbas ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 68 Hijriah (± 688 Masehi) ☖ Hidup di Marur Rawdz ⚑ Wafat di Tha’if.


(28) 👤 Abdul Malik bin Syu’aib bin Al Laits bin Sa’ad, Al Fahmiy, Abu ‘Abdullah ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 248 Hijriah (± 862 Masehi) ☖ Hidup di Maru.

(29) 👤 Syu’aib bin Al Laits bin Sa’ad, Al Fahmiy, Abu ‘Abdulk Malik ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan tua ↺ Wafat tahun 199 Hijriah (± 815 Masehi) ☖ Hidup di Maru.


(30) 👤 Laits bin Sa’ad bin ‘Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 175 Hijriah (± 791 Masehi) ☖ Hidup di Maru.

(31) 👤 Khalid bin Yazid, Abu ‘Abrdur Rahman ✶ Tabi’in (tidak jumpa Shahabat) ↺ Wafat tahun 139 Hijriah (± 756 Masehi) ☖ Hidup di Maru ⚑ Wafat di Iskandariyah.


(32) 👤 Sa’id bin Abi Hilal, Al Laitsiy, Abu Al ‘Alaa’ ✶ Tabi’in (tidak jumpa Shahabat) ↺ Wafat tahun 135 Hijriah (± 753 Masehi) ☖ Hidup di Maru.

(33) 👤 Muhammad bin Al Munkadir bin ‘Abdullah bin Al Hudair, At Taymiy, Abu ‘Abdullah ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 131 Hijriah (± 749 Masehi) ☖ Hidup di Madinah ⚑ Wafat di Madinah.


(34) 👤 As’ad bin Sahal bin Hunaif, Al Anshariy, Abu Umamah ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 100 Hijriah (± 719 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.

(35) 👤 Abdullah bin ‘Abbas bin ‘Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al ‘Abbas ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 68 Hijriah (± 688 Masehi) ☖ Hidup di Marur Rawdz ⚑ Wafat di Tha’if.





Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:
Shahih Bukhari 4972
Shahih Bukhari 4981
Shahih Bukhari 5111
Sunan Nasai 4242
Sunan Nasai 4243
Sunan Ibnu Majah 3232
• Musnad Ahmad 16212
• Muwatho Malik 1527
• Musnad Darimi 1932
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video Terkait

Load More
HR. Muslim: 3604 – Bolehnya daging biawak

… ulullah lalu beliau memakan minyak samin dan susu kering dan meninggalkan daging biawak karena merasa jijik Namun daging tersebut pernah dihidangkan (dimakan) di atas meja makan Rasulullah seandainya hal itu haram tentu ia tidak akan terhidang (dimakan) di meja makan Rasulullah ” • HR Muslim 3604, Hadits Shahih Muslim 3604, Hadits Muslim No. 3604

HR. Muslim: 3607 – Bolehnya daging biawak

… ga berkata “Namun Umar bin Khatthab pernah berkata “Sesungguhnya Nabi tidak mengharamkannya dan dengannya Allah Azza Wa Jalla tidak hanya memberi manfa’at untuk satu jenis saja hanyasanya ia adalah makanannya para pengembala sekiranya ia ada di sini niscaya saya telah memakannya” • HR Muslim 3607, Hadits Shahih Muslim 3607, Hadits Muslim No. 3607

HR. Muslim: 3601 – Bolehnya daging biawak

… n dari Nabi ? Padahal saya pernah mendampingi Ibnu Umar kurang lebih dua tahun atau setahun setengah namun saya tidak pernah mendengar dia meriwayatkan dari Nabi selain hadis ini” Dia menjawab “Sekelompok orang dari sahabat Nabi yang di antaranya adalah Sa’d…seperti hadis Mu’adz” • HR Muslim 3601, Hadits Shahih Muslim 3601, Hadits Muslim No. 3601

HR. Muslim: 3599 – Bolehnya daging biawak

… disebutkan) Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Rumh telah mengabarkan kepada kami Al Laits dari dari Ibnu Umar dia berkata “Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah mengenai makan daging biawak beliau lalu menjawab “Saya tidak memakannya dan juga tidak mengharamkannya” • HR Muslim 3599, Hadits Shahih Muslim 3599, Hadits Muslim No. 3599

HR. Muslim: 3605 – Bolehnya daging biawak

… aya “Saya belum pernah sama sekali memakan daging ini” Beliau juga kepada mereka (yang ada di situ) “Makanlah daging tersebut” Maka Al Fadll dan Khalid serta seorang wanita pun memakannya Maimunah juga berkata “Saya tidak akan memakan sesuatu melainkan jika Rasulullah memakannya” • HR Muslim 3605, Hadits Shahih Muslim 3605, Hadits Muslim No. 3605

HR. Muslim: 3606 – Bolehnya daging biawak

… telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair bahwa dia mendengar Jabir bin Abdullah berkata “Rasulullah pernah diberi daging biawak namun beliau enggan untuk memakannya seraya “Saya tidak tahu (mengenai daging ini) barangkali ia adalah makhluk yang dahulu pernah Allah ubah wujudnya” • HR Muslim 3606, Hadits Shahih Muslim 3606, Hadits Muslim No. 3606

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Ibrahim berkata:
“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya,
kecuali orang-orang yang sesat”.
QS. Al-Hijr [15]: 56

Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal,
(yaitu mereka) yang bersabar & bertawakkal kepada Tuhannya.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 58-59

Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu,
dan bertakwalah kepada Allah & ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya.
Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.
QS. Al-Baqarah [2]: 223

Dirikanlah sembahyang pada kedua tepi siang (pagi & petang) & pada bahagian permulaan daripada malam. Sungguh perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.
Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat
QS. Hud [11]: 114

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus

munajat

Apa itu munajat? mu.na.jat doa sepenuh hati kepada Tuhan untuk mengharapkan keridaan, ampunan, bantuan, hidayat, dan sebagainya … •

Fatir

Apa itu Fatir? Surah Fatir adalah surah ke-35 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 45 ayat. Fathir artinya Pencipta diambil dari ayat pertama surah ini. Fathir menerangkan bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, manusia, dan makhluk lainnya. Surah Fatir dinamakan surat Al-Mala’ikah karena pada ayat pertama All … • Faathir, Fathir, Fatir

Khadir

Siapa itu Khadir? Al-Khidr adalah nama yang diberikan kepada seorang nabi misterius dalam Surah Al-Kahf ayat 65-82. Selain kisah tentang Nabi Khadir yang mengajarkan tentang ilmu hikmah dan kebijaksanaan kepada Nabi Musa, asal usul dan kisah lainnya tentang Nabi Khadir tidak banyak disebutkan. Dalam bukunya yang berjudul “Mystical Dimensions o … • Khadr, Khidhr

Al Mudzil

Apa itu Al Mudzil? Allah itu Al-Mudzil ◀ Allah itu Al-Mudzil, yaitu Allah adalah Yang Maha Menghinakan. Allah bisa menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki. &128161; Misalnya, Allah bisa saja menghinakan orang-orang jahat yang sering merugikan orang lain dengan cara memberikannya kemalangan dan lain sebagainya. Apabila dengan kekuasaan yang Allah berikan me … • Al-Mudzil

Rabbaniyah

Apa itu Rabbaniyah? Generasi rabbani adalah generasi yang sukses, posisinya selalu berada dalam garis ajaran Islam, dan selalu mengajak orang lain untuk dekat dengan Allah. Generasi rabbani, generasi yang akan selalu berada di barisan terdepan dalam menegakkan kalimatullah, menegakkan syariat Islam.. … • rabbani

tahajud

Apa itu tahajud? ta.ha.jud tidur sambil berjaga agar siap melakukan salat tengah malam atau membaca Alquran; n salat sunah pada tengah malam, seusai tidur … • tahajjud

Instagram