HR. Muslim: 1654 – Anjuran untuk sedekah

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو كُرَيْبٍ كُلُّهُمْ عَنْ أَبِي مُعَاوِيَةَ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ كُنْتُ أَمْشِ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Ibnu Numair dan Abu Kuraib semuanya dari Abu Mu’awiyahYahya berkata- telah mengabarkan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Zaid bin Wahb dari Abu Dzarr ia berkata:
Pada suatu senja, aku berjalan bersama Rasulullah ﷺ di tanah berbatu-batu hitam sambil kami memandang ke arah bukit Uhud.
Tiba-tiba Rasulullah ﷺ memanggilku dan bersabda:

“Wahai Abu Dzar.”
Saya menjawab, “Ya, wahai Rasulullah.”
Beliau bersabda:

“Seandainya bukit uhud itu menjadi emas bagiku, maka hal itu tidaklah akan mengembirakanku, jika pada hari ketiga emas itu masih ada di tanganku satu dinar, selain satu dinar yang kupersiapkan untuk membayar hutang.

Tetapi akan kupanggil para hamba Allah, dan kukatakan kepada mereka -sambil beliau melempar ke depan, ke kanan dan kekiri, seolah-olah beliau sedang membagi-bagi.-” Sementara itu kami terus berjalan, kemudian beliau memanggilku lagi:
“Wahai Abu Dzar!” Saya menjawab, “Ya, Wahai Rasulullah.”
Beliau bersabda:

“Orang-orang yang kaya harta kelak mereka akan menjadi miskin pada hari kiamat, kecuali orang-orang yang berkata:
Ini, ini (membagikan hartanya, seperti yang dilakukan Nabi mula-mula).”
Kemudian Abu Dzar melanjutkan:
Sementara itu, kami terus berjalan, dan tiba-tiba beliau memanggilku lagi:
“Hai Abu Dzar, tetaplah kamu di sini, hingga aku kembali.”
Lalu beliau pergi hingga hilang dari pandanganku.
Tidak lama kemudian terdengar olehku suara gaduh, mungkin Rasulullah ﷺ mendapat kesulitan, pikirku.

Dan aku pun bermaksud hendak menyusul beliau.
Tetapi aku ingat perintah beliau, jangan kemana-mana sampai aku kembali.

Karena itu, kutunggu saja beliau.
Ketika beliau tiba, kuceritakan kepada beliau tentang suara gaduh yang kudengar.

Maka beliau pun bersabda:

“Itu adalah Jibril, dia datang kepadaku.
Jibril berkata, ‘Siapa saja di antara umatmu yang mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, niscaya dia masuk surga.
‘” Nabi ﷺ bertanya:
“Sekalipun dia berzina dan mencuri?”
Jibril menjawab, “Ya, sekalipun dia berzina dan mencuri.”

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
▪ penjelasan hadits muslim 1654

Video Terkait

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran

QS. Al Infithar (Terbelah) – surah 82 ayat 14 [QS. 82:14]

14. Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka kepada Allah, enggan menaati-Nya, bahkan mengingkari, mendurhakai, dan menyekutukan-Nya, benar-benar berada dalam neraka yang penuh siksaan yang sangat me … 82:14, 82 14, 82-14, Surah Al Infithar 14, Tafsir surat AlInfithar 14, Quran Al Infithaar 14, Al Infitar 14, Al-Infitar 14, Surah Al Infithar ayat 14

QS. Al Maa’idah (Jamuan (hidangan makanan)) – surah 5 ayat 54 [QS. 5:54]

Bila sebelumnya dijelaskan tentang larangan untuk tidak menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia serta tentang buruknya sikap kaum munafik, maka ayat-ayat berikut berbicara tentang oran … 5:54, 5 54, 5-54, Surah Al Maa’idah 54, Tafsir surat AlMaaidah 54, Quran Al Maidah 54, AlMaidah 54, Al-Ma’idah 54, Surah Al Maidah ayat 54

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #8

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali … Hadits Syaz Hadits Daif Hadits Mu’allaq Hadits Mursal Hadits Daif wa Mursal Benar!

Pendidikan Agama Islam #7

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah .. melengkapi menterjemahkan menyelesaikan menjelaskan mengkabarkan Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Arti mubayyin

Pendidikan Agama Islam #22

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … kelahiran dan kematian keturunan kelahiran kepandaian kematian Benar! Kurang tepat! Matahari

Instagram