Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Ibnu Majah: 3562 – Dimana letak sarung

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ نُذَيْرٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ
أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَسْفَلِ عَضَلَةِ سَاقِي أَوْ سَاقِهِ فَقَالَ هَذَا مَوْضِعُ الْإِزَارِ فَإِنْ أَبَيْتَ فَأَسْفَلَ فَإِنْ أَبَيْتَ فَأَسْفَلَ فَإِنْ أَبَيْتَ فَلَا حَقَّ لِلْإِزَارِ فِي الْكَعْبَيْنِ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَقَ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ نُذَيْرٍ عَنْ حُذَيْفَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Sunan Ibnu Majah hadis nomor 3562
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah(1) Telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash(2) dari Abu Ishaq(3) dari Muslim bin Nudzair(4) dari Hudzaifah(5) dia berkata,
“Rasulullah ﷺ memegang bagian bawah kedua betisku -atau kedua betisnya- kemudian bersabda:

“Sampai di sinilah batas kain sarung, apabila kamu enggan maka rendahkanlah (sedikit ke bawah),
jika kamu masih enggan maka lebih rendahkanlah lagi, dan jika kamu masih enggan, maka tidak ada hak bagi kain sarung untuk (melebihi) kedua mata kaki.”

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad(6) Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah(7) Telah menceritakan kepadaku Abu Ishaq(3) dari Muslim bin Nudzair(4) dari Hudzaifah(5) dari Nabi ﷺ.”


(3) 👤 Amru bin ‘Abdullah bin ‘Ubaid, As Suba’iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 128 Hijriah (± 746 Masehi) ☖ Hidup di Kufah ⚑ Wafat di Kufah.

(2) 👤 Salam bin Sulaim, Al Hanafiy, Abu Al Ahwash ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 179 Hijriah (± 795 Masehi) ☖ Hidup di Kufah ⚑ Wafat di Kufah.


(4) 👤 Muslim bin Nadzir, Al Kufiy, Abu Nadzir Abu ‘Ain ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ☖ Hidup di Kufah.

(5) 👤 Hudzaifah bin Al Yaman, Abu ‘Abdullah ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 36 Hijriah (± 656 Masehi) ☖ Hidup di Kufah.


(6) 👤 Ali bin Muhammad bin Ishaq, Ath Thanafisiy Al Kufiy, Abu Al Hasan ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan tua ↺ Wafat tahun 233 Hijriah (± 848 Masehi) ☖ Hidup di Qirqisiya.

(7) 👤 Sufyan bin ‘Uyainah bin Abi ‘Imran Maimun, Al Hilaliy, Abu Muhammad ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 198 Hijriah (± 814 Masehi) ☖ Hidup di Kufah ⚑ Wafat di Marur Rawdz.


(8) 👤 Amru bin ‘Abdullah bin ‘Ubaid, As Suba’iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 128 Hijriah (± 746 Masehi) ☖ Hidup di Kufah ⚑ Wafat di Kufah.

(9) 👤 Muslim bin Nadzir, Al Kufiy, Abu Nadzir Abu ‘Ain ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ☖ Hidup di Kufah.


(10) 👤 Hudzaifah bin Al Yaman, Abu ‘Abdullah ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 36 Hijriah (± 656 Masehi) ☖ Hidup di Kufah.



Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:
• Musnad Ahmad 22159
• Musnad Ahmad 22312
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video Terkait

Load More
HR. Ibnu Majah: 3563 – Dimana letak sarung

… a dan tidak ada larangan baginya antara betis tersebut hingga kedua mata kaki sedangkan yang melebihi mata kaki maka tempatnya di dalam neraka” Beliau mengatakannya hingga tiga kali (kemudian ) “Allah tidak akan memandang seseorang yang memanjangkan kain sarungnya dengan sombong” • HR Ibnu Majah 3563, Hadits Ibnu Majah 3563, Shahih Ibnu Majah 3563, Hadits Ibnu Majah No. 3563

HR. Ibnu Majah: 3564 – Dimana letak sarung

… n ‘Umair dari Hushain bin Qabishah dari Al Mughirah bin Syu’bah dia berkata “Rasulullah “Wahai Sufyan bin Sahl janganlah kamu memanjangkan kain sarung atau celana melebihi mata kaki karena Allah membenci orang-orang yang memanjangkan kain sarung atau celananya melebihi mata kaki” • HR Ibnu Majah 3564, Hadits Ibnu Majah 3564, Shahih Ibnu Majah 3564, Hadits Ibnu Majah No. 3564

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
Dan orang orang-orang yang menjaga salatnya.

أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى جَنَّـٰتٍۢ مُّكْرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
QS. Al-Ma’arij [70]: 34-35

maka berkatalah orang-orang yang zalim:

“Ya Tuhan kami,
beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit,
niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau & akan mengikuti rasul-rasul”
QS. Ibrahim [14]: 44

Adam Alaihis Salam dan istrinya berkata:
“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami & memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.”
QS. Al-A’raf [7]: 23

Jangan suka mencela dirimu sendiri & jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.
Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah (mereka) beriman, dan siapa yang tak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
QS. Al-Hujurat [49]: 11

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Kamus

Mahram

Apa itu Mahram? Mahram adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selamanya karena sebab keturunan, persusuan dan pernikahan dalam syariat Islam. Muslim di Asia Tenggara sering salah dalam menggunakan istilah mahram ini dengan kata muhrim, sebenarnya kata muhrim memiliki arti yang lain. Dalam bahasa arab, kata muhrim artinya orang yang berihram … •

Hijrah

Apa itu Hijrah? Hijrah adalah perpindahan/migrasi dari Nabi Muhammad dan pengikutnya dari Mekkah ke Madinah pada bulan Juni tahun 622. Hijrah Nabi Muhammad Pada September 622, terdapat skenario pembunuhan kepada Nabi Muhammad, maka secara diam-diam Nabi Muhammad bersama Abu Bakar pergi meninggalkan kota Mekkah. Sedikit demi sedikit, Nabi Muhammad … •

Kalalah

Apa itu Kalalah? Kalalah adalah istilah dalam kajian hukum waris Islam yang berarti orang yang tidak mempunyai anak dan ayah. Penggunaan istilah ini dapat diperuntukkan untuk pewaris dan ahli waris. Secara etimologi, kalalah adalah bentuk mashdar dari “kalla” yang berarti lemah atau letih. Kalalah pada asalnya digunakan untuk menunjuk pada sesuatu yang melingkariny … •

siratalmustakim

Apa itu siratalmustakim? si.ra.tal.mus.ta.kim jalan yang lurus; jalan yang benar; titian di neraka sebesar rambut dibelah tujuh dan tajam sekali … •

Shaleh `alaihis salam

Siapa itu Shaleh `alaihis salam? Shālih adalah salah seorang nabi dan rasul dalam agama Islam yang diutus kepada Kaum Tsamūd. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 2100 SM. Dia telah diberikan mukjizat yaitu seekor unta betina yang dikeluarkan dari celah batu dengan izin Allah yakni bagi menunjukkan kebesaran Allah kepada kaum Tsamud. … • Shaleh

Ar-Rayah dan Al-Liwa

Apa itu Ar-Rayah dan Al-Liwa? Ar-Rayah dan Al-Liwa adalah salah satu dari sekian banyak variasi bendera dan panji dalam Islam. Cirinya adalah warna dasar putih dan hitam. Panji penanda pasukan Nabi Muhammad dinamai Rayat Al-Uqab atau Panji Elang dan warnanya polos. Namun kemudian seluruh panji hitam dari pasukan islam juga dinamai Al-Uqab. Bendera hitam seperti Al-Rayah diriway … • Ar-Rayah, Al-Liwa

Instagram