Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Bukhari: 4869 – Khulu’ dan apa hubungannya dengan talak

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ الْمُخَرِّمِيُّ حَدَّثَنَا قُرَادٌ أَبُو نُوحٍ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
جَاءَتْ امْرَأَةُ ثَابِتِ بْنِ قَيْسِ بْنِ شَمَّاسٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَنْقِمُ عَلَى ثَابِتٍ فِي دِينٍ وَلَا خُلُقٍ إِلَّا أَنِّي أَخَافُ الْكُفْرَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَرُدِّينَ عَلَيْهِ حَدِيقَتَهُ فَقَالَتْ نَعَمْ فَرَدَّتْ عَلَيْهِ وَأَمَرَهُ فَفَارَقَهَا
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عِكْرِمَةَ أَنَّ جَمِيلَةَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Shahih Bukhari hadis nomor 4869

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak Al Mukharrimi(1) Telah menceritakan kepada kami Qurad Abu Nuh(2) Telah menceritakan kepada kami Jarir bin Hazim(3) dari Ayyub(4) dari Ikrimah(5) dari Ibnu Abbas(6) radliallahu ‘anhuma, ia berkata:
Suatu ketika, isteri Tsabit bin Qais bin Syammas kepada Nabi ﷺ dan berkata, “Wahai Rasulullah, tidaklah aku mencela Tsabit atas agama atau pun akhlaknya, akan tetapi aku khawatirkan akan terjerumus dalam kekufuran.”
Maka Rasulullah ﷺ bersabda:

“Kalau begitu, kembalikanlah kebun miliknya.”
Ia berkata, “Ya.”
Maka ia pun mengembalikan kebun itu pada Tsabit, sehingga Tsabit meninggalkan wanita itu.

Telah menceritakan kami Sulaiman(7) Telah menceritakan kepada kami Hammad(8) dari Ayyub(4) dari Ikrimah(5) bahwasanya Jamilah..
lalu ia pun menyebutkan hadis.


(1) Muhammad bin ‘Abdullah bin Al Mubarak, Al Makhramiy Al Mada’iniy, Abu Ja’far, Tabi’in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 255 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.

(2) Abdur Rahman bin Ghazwan, Al Khaza’iy atau Adl Dlabbiy, Abu Nuh, Qurad, Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad.

(3) Jarir bin Hazim bin Zaid, Abu An Nadlor, Tabi’in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 170 H, hidup di Bashrah.

(4) Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.

(5) “Ikrimah, maula Ibnu ‘Abbas”, Al Barburiy, Abu ‘Abdullah , Tabi’in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.

(6) Abdullah bin ‘Abbas bin ‘Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al ‘Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha’if.

(7) Sulaiman bin Harb bin Bujail, Al Azdiy Al Makkiy, Abu Ayyub, Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.

(8) Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma’il, Al Azraq, Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.

(9) Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.

(10) “Ikrimah, maula Ibnu ‘Abbas”, Al Barburiy, Abu ‘Abdullah , Tabi’in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.


Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:

Sunan Ibnu Majah 2047

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video Terkait

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

(Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit pun, dan kamu menganggapnya remeh, padahal dalam pandangan Allah itu soal besar.
QS. An-Nur [24]: 15

Bila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari & diperolok-olokkan (oleh orang kafir), maka jangan kamu duduk beserta mereka sampai mereka memasuki pembicaraan yang lain.
Karena (kalau kamu berbuat demikian), tentu kamu serupa dengan mereka
QS. An-Nisa’ [4]: 140

Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
QS. An-Naba’ [78]: 8-12

dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat,
Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.
Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan.
Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.
QS. Al-Isra’ [17]: 10-11

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan y...

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam? … Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? … Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu...

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuha...

Kamus

kias

Apa itu kias? ki.as (1) perbandingan (persamaan); ibarat; contoh yang telah ada (terjadi); berita itu hendaklah diambil kias nya saja; (2) sindiran; ia sama sekali tidak merasakan kias temannya itu; ...

Salaf

Siapa itu Salaf? Salaf (bahasa Arab: السلف الصلح‎ Salaf aṣ-Ṣālih) adalah tiga generasi Muslim awal yaitu para sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Kemudian istilah ...

Maisir

Apa itu Maisir? Dalam Islam, perjudian (bahasa Arab: ميسر, translit. maisîr, maysir, maisira‎ atau قمار qimâr), dilarang (bahasa Arab: haram‎). Maisir dilarang oleh hukum Islam (syariah)...

syahadat

Apa itu syahadat? sya.ha.dat (1) persaksian; (2) persaksian dan pengakuan (ikrar) yang benar, diikrarkan dengan lisan dan dibenarkan dengan hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adala...

Bani Makhzum

Siapa itu Bani Makhzum? Bani Makhzum (بنو مخزوم‎, Banu Makhzum) adalah suatu klan (bagian) dari suku Quraisy yang menetap di Mekkah. Bani Makhzum adalah keturunan dari Makhzum bin Yaqazhah b...

Instagram