Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Bukhari: 3996 – Abu Musa dan Mu’adz diutus ke Yaman sebelum haji wada’

حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا مُوسَى وَمُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ إِلَى الْيَمَنِ قَالَ وَبَعَثَ كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا عَلَى مِخْلَافٍ قَالَ وَالْيَمَنُ مِخْلَافَانِ ثُمَّ قَالَ يَسِّرَا وَلَا تُعَسِّرَا وَبَشِّرَا وَلَا تُنَفِّرَا فَانْطَلَقَ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا إِلَى عَمَلِهِ وَكَانَ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا إِذَا سَارَ فِي أَرْضِهِ كَانَ قَرِيبًا مِنْ صَاحِبِهِ أَحْدَثَ بِهِ عَهْدًا فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَسَارَ مُعَاذٌ فِي أَرْضِهِ قَرِيبًا مِنْ صَاحِبِهِ أَبِي مُوسَى فَجَاءَ يَسِيرُ عَلَى بَغْلَتِهِ حَتَّى انْتَهَى إِلَيْهِ وَإِذَا هُوَ جَالِسٌ وَقَدْ اجْتَمَعَ إِلَيْهِ النَّاسُ وَإِذَا رَجُلٌ عِنْدَهُ قَدْ جُمِعَتْ يَدَاهُ إِلَى عُنُقِهِ فَقَالَ لَهُ مُعَاذٌ يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ أَيُّمَ هَذَا قَالَ هَذَا رَجُلٌ كَفَرَ بَعْدَ إِسْلَامِهِ قَالَ لَا أَنْزِلُ حَتَّى يُقْتَلَ قَالَ إِنَّمَا جِيءَ بِهِ لِذَلِكَ فَانْزِلْ قَالَ مَا أَنْزِلُ حَتَّى يُقْتَلَ فَأَمَرَ بِهِ فَقُتِلَ ثُمَّ نَزَلَ فَقَالَ يَا عَبْدَ اللَّهِ كَيْفَ تَقْرَأُ الْقُرْآنَ قَالَ أَتَفَوَّقُهُ تَفَوُّقًا قَالَ فَكَيْفَ تَقْرَأُ أَنْتَ يَا مُعَاذُ قَالَ أَنَامُ أَوَّلَ اللَّيْلِ فَأَقُومُ وَقَدْ قَضَيْتُ جُزْئِي مِنْ النَّوْمِ فَأَقْرَأُ مَا كَتَبَ اللَّهُ لِي فَأَحْتَسِبُ نَوْمَتِي كَمَا أَحْتَسِبُ قَوْمَتِي

Telah menceritakan kepada kami Musa Telah menceritakan kepada kami Abu Awanah Telah menceritakan kepada kami Abdul Malik dari Abu Burdah katanya, Rasulullah ﷺ mengutus Abu Musa dan Mu’adz bin Jabal ke negeri Yaman.
Dan beliau utus keduanya pada lokasi yang berbeda -sekalipun satu negara, Yaman- sebab Yaman ketika itu dibagi dua negara bagian, kemudian Nabi berpesan:
“Tolong kalian permudah, jangan kalian persulit, berilah kabar gembira, jangan kalian jadikan masyarakat alergi (terhadap agama).”
Masing-masing pun berangkat mengerjakan tugasnya.
Selanjutnya masing-masing diantara keduanya jika berjalan di wilayah temannya, ia berusaha dekat dengan kawannya dan membuat perjanjian (kesepakatan bertemu) lantas mengucapkan salam.

Di kemudian hari Mu’adz berjalan di kawasan kawannya, Abu musa, ia datang dengan berkendara diatas bighalnya hingga menemuinya yang ketika itu Mu’adz sedang duduk dikerumuni manusia.
Tak tahunya disana ada seseorang yang kedua tangannya diikat diatas tengkuknya.

Mu’adz menyapa:
“Wahai Abdullah bin Qais (nama lain Abu Musa), orang ini memangnya mengapa?”
Kata Abu Musa:
“Orang ini telah kufur setelah keIslamannya.”
Mu’adz menjawab:
“Saya tak akan turun hingga ia dibunuh.”
Abu Musa meneruskan:
“Orang ini didatangkan semata-mata karena kemurtadannya, maka turunlah.”
Muadz menjawab:
“Saya tak sudi turun dari hewan tungganganku hingga dibunuh.”
Maka Abu Musa perintahkan hingga si laki-laki dibunuh.
Kemudian Muadz turun.

Muadz bertanya:
“Wahai Abdullah, bagaimana engkau membaca alquran? Jawab Muadz:
“Saya berusaha membaca sebanyak-banyaknya, lalu engkau sendiri bagaimana wahai muadz?”
Kalau aku, jawab Muadz, saya tidur diawal malam kemudian bangun, kulaksanakan hak tidurku, dan aku baca apa yang Allah tetapkan bagiku, Aku berharap pahala dari tidurku sebagaimana berharap pahala dari shalat malamku.

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video Terkait

Tidak ada.

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Musa berdoa:
“Ya Tuhanku,
sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku”.
Maka Allah mengampuninya,
sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
QS. Al-Qasas [28]: 16

Orang-orang yang beriman & beramal saleh akan memperoleh surga-surga yang di dalamnya terdapat tempat tinggal mereka,
sebagai penghormatan bagi mereka atas apa yang mereka lakukan.
QS. As-Sajdah [32]: 19

(Bujukan orang munafik) seperti setan ketika berkata kepada manusia:
“Kafirlah kamu”,
maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata:
“Sungguh aku berlepas diri dari kamu, karena sungguh aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam”
QS. Al-Hasyr [59]: 16

Tidak ada paksaan bagi seseorang untuk memeluk suatu agama.
Jalan kebenaran & kesesatan telah jelas melalui tanda-tanda kekuasaan Allah yang menakjubkan.
QS. Al-Baqarah [2]: 256

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallalla...

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Sura...

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubu...

Kamus

Zaid bin Khattab

Siapa itu Zaid bin Khattab? Zaid bin Khattab atau Zaid bin al-Khattab (bahasa Arab: زيد بن الخطاب‎) (wafat Rabi’ul Awwal 12 H) adalah Sahabat Nabi Muhammad dari golongan Muhajirin. ...

takzir

Apa itu takzir? tak.zir hukuman yang dijatuhkan atas dasar kebijaksanaan hakim karena tidak terdapat dalam Alquran dan hadis… >> ta’zir, ta’zir

kekayaan

Apa itu kekayaan? ke.ka.ya.an (1) perihal (yang bersifat, berciri) kaya; kekayaan jangan menimbulkan kesombongan; (2) harta (benda) yang menjadi milik orang; kekayaan nya tidak seberapa; (3) kekuasa...

Al Baari’

Apa itu Al Baari’? Allah itu Al-Bari . Allah itu Al-Bari, yaitu artinya adalah Allah adalah Maha Mengadakan. Allah telah menciptakan alam semesta ini beserta isinya yang semula berasal dari ket...

Al Muqtadir

Apa itu Al Muqtadir? Allah itu Al-Muqtadir . Artinya Allah itu Maha Berkuasa, Yang Maha Menguasai. Dia Maha berkuasa atas segala makhluk ciptaan-Nya. Allah menciptakan langit dan bumi serta alam bese...

Marfu’

Apa itu Marfu’? Marfu’ menurut bahasa merupakan isim maf’ul dari perkataan rafa’a (رفع iaitu mengangkat), dan ia sendiri bererti “yang diangkat”. Suatu hadith itu dinamakan marf...

Instagram