Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Bukhari: 2532 – Syarat-syarat dalam wakaf

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ قَالَ أَنْبَأَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنْ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ أَصَابَ أَرْضًا بِخَيْبَرَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَأْمِرُهُ فِيهَا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَصَبْتُ أَرْضًا بِخَيْبَرَ لَمْ أُصِبْ مَالًا قَطُّ أَنْفَسَ عِنْدِي مِنْهُ فَمَا تَأْمُرُ بِهِ قَالَ إِنْ شِئْتَ حَبَسْتَ أَصْلَهَا وَتَصَدَّقْتَ بِهَا قَالَ فَتَصَدَّقَ بِهَا عُمَرُ أَنَّهُ لَا يُبَاعُ وَلَا يُوهَبُ وَلَا يُورَثُ وَتَصَدَّقَ بِهَا فِي الْفُقَرَاءِ وَفِي الْقُرْبَى وَفِي الرِّقَابِ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَالضَّيْفِ لَا جُنَاحَ عَلَى مَنْ وَلِيَهَا أَنْ يَأْكُلَ مِنْهَا بِالْمَعْرُوفِ وَيُطْعِمَ غَيْرَ مُتَمَوِّلٍ قَالَ فَحَدَّثْتُ بِهِ ابْنَ سِيرِينَ فَقَالَ غَيْرَ مُتَأَثِّلٍ مَالًا

Telah bercerita kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah bercerita kepada kami Muhammad bin ‘Abdullah Al Anshariy telah bercerita kepada kami Ibnu ‘Aun berkata Nafi’ memberitakan kepadaku dari Ibnu ‘Umar radliallahu ‘anhuma bahwa ‘Umar bin Al Khaththab radliallahu ‘anhu mendapat bagian lahan di Khaibar lalu dia menemui Nabi ﷺ untuk meminta pendapat Beliau tentang tanah lahan tersebut dengan berkata:
“Wahai Rasulullah, aku mendapatkan lahan di Khaibar dimana aku tidak pernah mendapatkan harta yang lebih bernilai selain itu.
Maka apa yang Tuan perintahkan tentang tanah tersebut?”
Maka Beliau berkata:
“Jika kamu mau, kamu tahan (pelihara) pepohonannya lalu kamu dapat bershadaqah dengan (hasil buah) nya”.

Ibnu ‘Umar radliallahu ‘anhu berkata:
“Maka ‘Umar menshadaqahkannya dimana tidak dijualnya, tidak dihibahkan dan juga tidak diwariskan namun dia menshadaqahkannya untuk para faqir, kerabat, untuk membebaskan budak, fii sabilillah, ibnu sabil dan untuk menjamu tamu.
Dan tidak dosa bagi orang yang mengurusnya untuk memakan darinya dengan cara yang ma’ruf (benar) dan untuk memberi makan orang lain bukan bermaksud menimbunnya.

Perawi berkata:
“Kemudian aku ceritakan hadits ini kepada Ibnu Sirin maka dia berkata:
“ghoiru muta’atstsal maalan artinya tidak mengambil harta anak yatim untuk menggabungkannya dengan hartanya”

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video Terkait

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong)
dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
QS. Luqman [31]: 18

(Ismail) menjawab:
“Ayahku,
kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu,
insya Allah kau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”
QS. As-Saffat [37]: 102

Apa mereka tak berjalan di muka bumi lalu mereka punya hati yang dengan itu mereka dapat MEMAHAMI atau punya telinga yang dengan itu mereka dapat MENDENGAR?
Karena sungguh bukan mata itu yang buta, tapi yang buta, ialah HATI dalam dada
QS. Al-Hajj [22]: 46

Pengetahuan tentang kiamat adalah pada sisi Tuhanku,
tak seorangpun dapat jelaskan waktu kedatangannya selain Dia.
Kiamat itu amat berat (huru haranya) yang di langit & di bumi.
Kiamat tak datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba
QS. Al-A’raf [7]: 187

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … S...

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah...

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama ...

Kamus

Ammar bin Yasir

Siapa itu Ammar bin Yasir? Ammar bin Yasir (570-657) (Arab:عمار بن ياسر) adalah Sahabat Nabi Muhammad. Biografi Ammar bin Yasir adalah anak dari Sumayyah binti Khayyat dan Yasir bin Amir yan...

Amr ibnu Usman

Siapa itu Amr ibnu Usman? Abu Abdullah, ’Amr bin’Utsman al-Makkiy, salah seorang murid Junaid, mengunjungi Isfahan dan meninggal dunia di kota Baghdad pada tahun 291 H/ 904M. atau pada tahun 297H/...

norma

Apa itu norma? nor.ma (1) aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai dan berterima; setiap warga ma...

muwahid

Apa itu muwahid? mu.wa.hid orang yang mengakui keesaan Allah; orang yang percaya bahwa Allah itu esa … •

Ibnu Taimiyah

Siapa itu Ibnu Taimiyah? Abul Abbas Taqiyuddin Ahmad bin Abdus Salam bin Abdullah bin Taimiyah al Harrani (Bahasa Arab: أبو عباس تقي الدين أحمد بن عبد السلام بن عبد ...

Musyrik

Apa itu Musyrik? Musyrik (Arab: المشرك ) menurut syariat Islam adalah perbuatan menyekutukan Allah dengan apa pun, merupakan kebalikan dari ajaran ketauhidan, yang memiliki arti Mengesakan Allah...

Instagram